Sport

APAKAH RAJIN OLAHRAGA BISA BIKIN KULIT LEBIH CERAH DAN MAKIN SEHAT

JAKARTA – Olahraga meningkatkan sirkulasi darah ke kulit, sehingga wajah dapat tampak lebih segar dan merona sementara, tetapi tidak otomatis membuat kulit lebih cerah permanen.
Penurunan lemak tubuh melalui keseimbangan energi bisa mengecilkan pipi dan menegaskan rahang, meski pengurangan lemak wajah dipengaruhi genetik, usia, jenis kelamin, dan kondisi awal tubuh.
Olahraga rutin membantu mengelola stres, mendukung tidur, serta memperbaiki postur dan komposisi tubuh; kombinasi ini dapat membuat penampilan wajah terlihat lebih segar dan menarik.
Ada orang yang wajahnya terlihat berbeda setelah rutin berolahraga selama beberapa bulan. Bukan karena tiba-tiba mengubah gaya rambut atau mulai memakai banyak produk perawatan, melainkan karena tubuhnya memang mengalami perubahan. Hal seperti ini kemudian membuat olahraga sering dianggap punya hubungan dengan penampilan wajah.

Lalu, apakah rajin olahraga bisa bikin wajah makin good looking? Atau perubahan yang terlihat sebenarnya hanya kebetulan karena berat badan ikut berubah? Untuk menjawabnya, kita perlu melihat apa yang terjadi pada tubuh ketika olahraga dilakukan secara rutin.

1. Sirkulasi darah ke kulit ikut meningkat
Saat berolahraga, jantung memompa darah lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan otot yang sedang bekerja. Pembuluh darah di kulit juga dapat melebar sehingga aliran darah ke permukaan kulit meningkat. Proses ini membuat wajah terlihat lebih merah atau merona selama dan sesaat setelah olahraga.

Darah membawa oksigen dan berbagai zat gizi yang dibutuhkan oleh sel tubuh, termasuk sel kulit. Karena itu, peningkatan aliran darah bisa membuat kulit terlihat lebih segar setelah berolahraga. Namun, efek kemerahan pada wajah setelah latihan bukan berarti olahraga membuat kulit otomatis menjadi lebih cerah secara permanen.

2. Lemak tubuh turun, bentuk wajah bisa ikut berubah
Olahraga membantu meningkatkan pengeluaran energi sehingga dapat mendukung penurunan lemak tubuh jika jumlah energi yang digunakan lebih besar daripada yang masuk dari makanan. Ketika kadar lemak tubuh berkurang, sebagian orang akan melihat perubahan pada wajah. Pipi bisa terlihat lebih kecil dan garis rahang menjadi lebih jelas.

Namun, tubuh tidak bisa diarahkan untuk membakar lemak hanya di wajah. Lokasi berkurangnya lemak dipengaruhi oleh faktor genetik, jenis kelamin, usia, dan jumlah lemak tubuh sejak awal. Itu sebabnya ada orang yang perubahan wajahnya terlihat cukup cepat ketika berat badan turun, sementara orang lain lebih dulu melihat perubahan di bagian tubuh lain.

3. Olahraga membantu mengurangi dampak stres pada kulit
Saat tubuh mengalami stres, hormon kortisol akan meningkat. Dalam kondisi stres yang berlangsung lama, perubahan kadar hormon tersebut dapat berpengaruh pada berbagai fungsi tubuh, termasuk kondisi kulit pada sebagian orang. Pada orang tertentu, stres juga dapat memperburuk masalah seperti jerawat atau membuat kulit terlihat lebih kusam.

Olahraga secara rutin dapat membantu mengelola stres dan memperbaiki suasana hati. Aktivitas fisik juga berkaitan dengan pelepasan zat kimia di otak seperti endorfin yang berperan dalam rasa nyaman setelah berolahraga. Jadi, manfaat olahraga terhadap penampilan kulit bukan semata-mata karena keringat atau wajah yang memerah setelah latihan.

4. Tidur yang lebih baik bisa membuat wajah terlihat lebih segar
Kebiasaan olahraga juga dapat membantu kualitas tidur pada banyak orang. Tidur yang cukup penting untuk proses pemulihan tubuh, termasuk berbagai proses perbaikan jaringan yang berlangsung ketika kita beristirahat. Sebaliknya, kurang tidur dapat membuat wajah terlihat lebih lelah dan area bawah mata tampak lebih gelap atau sembab.

Itulah sebabnya perubahan wajah setelah rutin berolahraga tidak selalu berasal dari olahraga secara langsung. Bisa saja tubuh menjadi lebih aktif, tidur lebih teratur, lalu tampilan wajah ikut terlihat lebih baik. Namun, olahraga terlalu dekat dengan waktu tidur atau latihan yang terlalu berat juga bisa mengganggu tidur pada sebagian orang, sehingga waktu olahraga tetap perlu disesuaikan.

5. Postur dan bentuk tubuh ikut mengubah kesan pada wajah
Perubahan setelah rajin berolahraga tidak hanya terjadi pada berat badan. Latihan kekuatan, misalnya, dapat membantu membentuk otot dan memperbaiki postur tubuh ketika dilakukan secara konsisten. Bahu yang lebih tegap dan posisi kepala yang tidak terlalu maju bisa membuat keseluruhan penampilan terlihat berbeda ketika berdiri atau berjalan.

Hal ini juga menjelaskan kenapa wajah kadang terlihat lebih menarik meskipun bentuk wajahnya sendiri tidak banyak berubah. Perubahan kecil pada berat badan, postur, dan komposisi tubuh dapat membuat proporsi tubuh terlihat berbeda. Jadi, kesan good looking setelah rajin olahraga tidak selalu berarti bentuk wajah berubah secara langsung.

Memang betul rajin olahraga bisa bikin wajah makin good looking, tetapi bukan seperti filter yang mengubah dalam waktu singkat. Perubahannya berjalan mengikuti perubahan tubuh yang terjadi selama kamu rutin bergerak. Jadi, kalau tujuan awalnya ingin lebih bugar, bonusnya bisa saja kamu makin good looking setelah rajin olahraga.(*/Fa)

Tinggalkan Balasan