INI PENYEBAB PANDANGAN MATA SERING BURAM DAN BERBAYANG MUNGKIN DIALAMI
YOGYAKARTA – Buram dan berbayang jadi salah satu gangguan pengelihatan yang sering dialami. Penyebab pandangan sering buram dan berbayang bisa beragam, namun biasanya berkaitan dengan kesehatan atau gangguan fungsional mata. Pahami apa saja pemicunya agar bisa menghindari gangguan tersebut.Buku Anatomi
Penyebab Pandangan Sering Buram dan Berbayang
Pandangan sering buram dan berbayang dapat disebabkan oleh berbagai kondisi. Saat pengelihatan jadi buram dan berbayang, penderita akan jadi tidak fokus. Berikut ini beberapa pemicu kondisi pandangan jadi buram dan berbayang.
Gangguan refraksi
Gangguan refraksi merupakan salah satu penyebab umum pandangan tidak jelas. Kondisi ini terjadi ketika cahaya tidak terfokus dengan tepat pada retina. Gangguan refraksi dapat disertai sakit kepala, mata tegang, dan kebiasaan menyipitkan mata ketika berusaha melihat dengan jelas. Pemeriksaan mata diperlukan untuk memastikan apakah seseorang membutuhkan kacamata atau perubahan ukuran lensa.
Mata kering
Mata kering terjadi ketika air mata tidak mencukupi atau tidak mampu menjaga permukaan mata tetap lembap dengan baik. Akibatnya, penglihatan dapat terasa berkabut, berubah-ubah, atau berbayang.
Keluhan ini dapat terasa lebih jelas setelah menatap layar komputer atau ponsel dalam waktu lama, berada di ruangan ber-AC, maupun terpapar angin. Mata kering juga dapat menimbulkan sensasi mengganjal, perih, atau berpasir.
Pada sebagian orang, penglihatan dapat membaik sesaat setelah berkedip. Namun, jika pandangan buram terus berulang atau tidak membaik, pemeriksaan tetap diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
Katarak
Katarak merupakan kondisi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga cahaya tidak dapat melewati lensa dengan optimal. Kondisi ini lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia, tetapi faktor lain seperti diabetes, cedera mata, dan penggunaan kortikosteroid jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko.
Gangguan pada retina
Buku Anatomi
Retina merupakan jaringan peka cahaya di bagian belakang mata yang berperan penting dalam proses penglihatan. Gangguan pada retina dapat menyebabkan penglihatan buram, terdistorsi, atau munculnya bayangan gelap.
Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah ablasi retina, yaitu terlepasnya retina dari jaringan penyangganya. Gejalanya dapat berupa munculnya banyak bintik atau bayangan melayang secara mendadak, kilatan cahaya, atau bayangan gelap seperti tirai yang menutupi sebagian penglihatan.
Kondisi ini membutuhkan pemeriksaan segera karena dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen jika terlambat ditangani. Jangan menganggap munculnya kilatan cahaya atau bayangan seperti tirai sebagai kelelahan mata biasa.
Penglihatan ganda akibat gangguan otot atau saraf mata
Jika satu objek terlihat menjadi dua gambar yang terpisah atau bertumpuk, kondisi tersebut dapat disebut diplopia atau penglihatan ganda. Penyebabnya berbeda dari sekadar penglihatan kabur.Baca Riset
Penglihatan ganda dapat berkaitan dengan gangguan koordinasi otot mata, saraf yang mengendalikan gerakan mata, atau kondisi tertentu pada mata dan sistem saraf. Beberapa kasus juga berkaitan dengan diabetes atau gangguan kesehatan lainnya.
Salah satu cara sederhana untuk menggambarkan keluhan kepada dokter adalah dengan memperhatikan apakah bayangan menghilang ketika salah satu mata ditutup. Jika bayangan hanya muncul ketika kedua mata terbuka, penyebabnya dapat berkaitan dengan koordinasi kedua mata. Jika bayangan tetap terlihat pada satu mata ketika mata lainnya ditutup, kemungkinan penyebabnya berbeda.
Namun, pengamatan ini bukan alat diagnosis. Penglihatan ganda yang baru muncul perlu diperiksa dokter, sekalipun keluhannya hilang timbul.
Diabetes dan gangguan kesehatan lainnya
Kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi penglihatan. Perubahan kadar gula darah dapat menyebabkan perubahan sementara pada kemampuan mata memfokuskan cahaya. Dalam jangka panjang, diabetes juga dapat merusak pembuluh darah retina dan menimbulkan retinopati diabetik.Cari Kacamata Baru
Selain diabetes, migrain, efek samping obat tertentu, peradangan mata, serta gangguan saraf juga dapat memengaruhi penglihatan. Karena penyebabnya beragam, pandangan buram tidak bisa dipastikan hanya berdasarkan satu gejala.
Jika keluhan sering berulang, terutama pada orang yang memiliki diabetes atau sedang menggunakan obat tertentu, konsultasikan dengan dokter. Jangan menghentikan atau mengubah dosis obat sendiri tanpa arahan tenaga medis.(*/Fi)
