(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Kesehatan

ADA 7 KEBIASAAN BISA BANTU CEGAH DEPRESI, SALAH SATUNYA BERKUMPUL DENGAN TEMAN

JAKARTA – Ada berbagai hal yang bisa membuat Anda depresi. Tapi, ada juga kebiasaan sehari-hari yang bisa membantu mencegah depresi.
Depresi tak pilih-pilih orang. Kondisi yang merusak mental ini bisa dialami siapa saja.

Sebuah studi yang dilakukan para peneliti di Universitas Fudan di China dan Universitas Cambridge di Inggris menemukan hubungan antara depresi dan gaya hidup atau kebiasaan sehari-hari.

Menukil Real Simple, para peneliti menganalisis data kesehatan Biobank di Inggris selama sembilan tahun. Total ada 280 ribu data orang dewasa yang diteliti. Data ini digunakan untuk melihat pengaruh kebiasaan sehari-hari dengan risiko depresi.

Hasilnya, para peneliti menemukan ada berbagai gaya hidup yang berisiko menyebabkan depresi. Mulai dari mengonsumsi alkohol, kurang aktif bergerak, kurang tidur, merokok, hingga kehidupan sosial yang tidak aktif.

Kebiasaan yang mencegah depresi
Para peneliti kemudian menyimpulkan bahwa menjalani gaya hidup yang lebih sehat bisa menurunkan risiko depresi.

Lantas, kebiasaan apa saja yang bisa mencegah depresi? Berikut beberapa di antaranya.

1. Tidur cukup
Tidur adalah kegiatan yang penting bagi setiap individu. Saat tidur, Anda memberi waktu pada organ tubuh beristirahat atau bekerja lebih lambat.

Tidur cukup minimal 7-8 jam setiap malam dapat menurunkan risiko depresi hingga 22 persen.

2. Berhenti atau tidak merokok sama sekali

Tidak merokok menurunkan risiko terkena depresi hingga 20 persen. Seperti yang diketahui selama ini, rokok memang memiliki hubungan yang ‘mesra’ dengan berbagai penyakit. Penyakit-penyakit ini membuat penderitanya mengalami stres hingga depresi.

3. Memiliki hubungan sosial yang baik
Berhubungan sosial ternyata mengurangi risiko depresi hingga 18 persen. Menukil Everyday Health, menjaga hubungan sosial bahkan menjadi faktor paling protektif terhadap gangguan depresi berulang. Jadi, jangan lupa sediakan waktu singkat untuk kongko bersama teman.

4. Berolahraga
Olahraga bukan hanya membuat tubuh lebih bugar, tapi juga bisa menurunkan risiko depresi hingga 14 persen. Sekurang-kurangnya, cobalah untuk berolahraga 150 menit setiap minggunya.

5. Banyak bergerak
Bergerak atau menghindari gaya hidup sedentari bisa menurunkan risiko depresi hingga 13 persen.

6. Tidak atau membatasi konsumsi alkohol
Tidak mengonsumsi alkohol menurunkan risiko depresi hingga 11 persen. Sama seperti rokok, alkohol juga kerap disandingkan dengan berbagai masalah kesehatan. Dengan demikian, tak ada salahnya menghindari asupan minuman beralkohol.

7. Diet sehat dan tepat
Menjaga pola makan sehat juga bisa jadi salah satu kebiasaan sehari-hari yang mencegah depresi. Diet sehat dapat menurunkan risiko depresi hingga 6 persen.

Banyak bukti yang memperlihatkan bahwa nutrisi yang tepat berperan dalam kesehatan mental.(*/Tya)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago