(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Kesehatan

BENARKAH MINUM AIR BISA MELURUHKAN COVID-19?

JAKARTA – Terkadang informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta .Para ilmuwan masih mencari tahu banyak hal tentang virus corona penyebab Covid-19. Sementara itu, banyak informasi kurang konkret yang beredar di masyarakat secara digital maupun langsung.

Salah satunya ialah gagasan tentang minum air setiap 15 menit. Minum air putih disebut-sebut bisa membasmi virus corona dan melindungi orang dari Covid-19.

Unggahan yang beredar di Facebook itu konon merupakan saran dari dokter-dokter Jepang. Meminum air konon disebut “mencuci” tenggorokan, membuat virus corona masuk ke lambung, dan akhirnya virus mati oleh asam lambung. Faktanya, tidak seperti itu.

Dilansir Men’s Health, sering minum air putih bukan hal buruk, mengingat kebutuhan hidrasi dalam sehari harus terpenuhi dengan kadar yang berbeda bagi tiap orang.

Tetapi, jangan berharap minum air putih dapat meluruhkan virus corona.

Asisten profesor epidemiologi dan biostatistik di Temple University, Krys Johnson memasukkan anggapan itu ke situs penghilang mitos Factcheck.org. Ia menjelaskan bahwa minum air putih berkala tidak berpengaruh pada pencegahan Covid-19.

Soalnya, virus corona yang ada di udara yang tercemar droplet penderita masuknya ke saluran napas. Johnson mengatakan, untuk mencegah Covid-19, air terbaik digunakan untuk mencuci tangan.

Virus bisa masuk ke tubuh melalui tangan yang terpapar. Karena itu, kita harus mencucinya sebelum menyebabkan masalah.

Mitos lain berbasis air yang juga beredar di internet adalah mandi di air panas dapat mencegah infeksi Covid-19. Teorinya adalah kondisi itu meningkatkan suhu tubuh dan menonaktifkan virus.

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, suhu tubuh orang normal adalah sekitar 36,6 derajat Celsius hingga 37 derajat Celsius, terlepas dari suhu bak mandi atau pancuran. Sebenarnya, mandi dengan air sangat panas bisa berbahaya, karena membakar kulit.

Kita harus tetap minum dan mandi sesuka hati dalam sehari. Hanya saja, jangan berharap kegiatan itu bisa secara ajaib melindungi diri dari Covid-19. Selalu pantau informasi dari sumber kesehatan tepat untuk membantu melindungi diri dari penyakit Covid-19.(*/Ni)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago