(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Histori

CANDI TROWULAN PENINGGALAN KERAJAAN MAJAPAHIT YANG KOKOH BERDIRI

MOJOKERTO – Indonesia memang menyimpan banyak sekali peninggalan sejarah yang saat ini selalu menjadi destinasi wisata. Salah satu peninggalan yang ada di tanah Jawa dan terkenal hingga se Indonesia adalah Kejayaan Kerajaan Majapahit. Mahapahit sendiri merupakan cikal bakal berdirinya NKRI. Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan terbesar yang ada di Indonesia dan pernah ada. Daerah Kekuasaannya meliputi Malaysia, Brunei, Filipina dan Kamboja.

Jadi tidak heran jika beberapa situs yang mirip di Indonesia di temukan di Negara-negara tersebut.

Tentang kerajaan majapahit, ternyata juga mempunyai ibu kota. Ibu Kota tersebut adalah Trowulan. Trowulan sendiri merupakan sebuah kota modern di jamannya. Trowulan bisa di katakana bekas pusat pemerintahan Majapahit.

Trowulan sendiri saat ini secara administrative terletak di Mojokerto Jawa Timur, tepatnya di Dukuh Wringin Lawang, Desa Jatipasar Kecamatan Trowulan. Banyak yang menyebutnya candi peninggalan Majapahit tersebut di sebut dengan Candi Wringin atau Candi Trowulan yang di ambil dari nama daerah tersebut.

Untuk menuju Candi Trowulan cukup mudah, traveller cukup melakukan perjalanan menuju Mojokerto, disini banyak sekali petnunjuk untuk menuju lokasi tersebut. Terdapat tulisan Petunjuk “Wringin Lawang” yang terletak di jalan raya Surabaya-Jombang. Candi ini letaknya juga tepat di pinggir jalan, kurang lebih hanya masuk 200 meter dari jalan besar. Saat traveller berada disini, traveller tentunya akan terkesima atas peninggalan Majapahit tersebut.

Saat memasuki Candi Trowulan atau Wringin Lawang ini, traveller akan melihat salah satu peninggalan Majapahit dengan ketinggian candi sekitar 15 meter yang terlihat megah dan kokoh. Bangunan tersebut berupa gapura yang merupakan pintu gerbang untuk memasuki komplek candi dengan arsitektur seperti Gunung Mahameru yang diyakini sebagai tempat bersemayam para dewa. Sementara bagian tubuh candi terbuat dari batu bata merah. Polos tanpa hiasan atau ukiran apapun.

Traveller juga bisa menikmati Candi Trowulan dengan mengelilingi area taman yang sangat luas. Taman tersebut luasnya sekitar 1 hektar. Taman tersebut di penuhi tanaman-tanaman kecil yang tertata rapi. Sementara di sebelah utara dan selatan candi, terdapat sisa struktur tembok batu bata yang sudah tidak utuh lagi. Kemungkinan tembok itu merupakan bagian dari tembok yang dulunya mengelilingi candi Trowulan tersebut.

Bagi pecinta sejarah tentunya sangat senang bisa berkunjung ke Candi Trowulan sembari berfoto. Bangunan yang sudah tidak utuh lagi ini di yakini para peneliti bahwa dulunya berfungsi sebagai tempat penyambutan tam-tamu penting Kerajaan Majapahit atau Gerbang Pintu Masuk Kerajaan Majapahit.(*/Ridz)

Redaksi

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago