(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
JAKARTA – Jagung dan daging bakar merupakan dua menu yang cukup populer di momen liburan tahun baru. Ada trik yang cukup sederhana untuk membuat kedua sajian ini terasa lebih menggugah selera.
“Untuk jagung bakar, saya lebih suka style yang pinggir pantai,” jelas chef Ragil Iman Wibowo dikutip dari Republika.co.id.
Penyajian jagung bakar ala pinggir pantai ini sebenarnya cukup sederhana. Jagung yang dibakar cukup disajikan dengan saus sambal yang enak dan olesan mentega.
Agar terasa lebih nikmat, pemilihan jagung yang tepat penting untuk diperhatikan. Chef Ragil menyarankan untuk memilih jagung yang tidak terlalu tua atau terlalu muda.
“Kalau terlalu muda kurang berbobot, kalau terlalu tua terasa keras,” ujar chef Ragil.
Dari berbagai jenis jagung yang ada, chef Ragil menilai jagung dari Indonesia Timur memiliki rasa yang sangat enak. Selain manis, jagung ini juga memiliki tekstur yang crispy dan pulen.
Selain itu, chef Ragil juga menyarankan untuk memilih jagung yang agak lebih panjang. Dengan begitu, jagung bakar akan lebih mudah untuk disantap.Terkait daging bakar, chef Ragil menilai daging yang berkualitas sebenarnya tidak perlu dimarinasi. Penambahan bumbu sederhana seperti garam saja sudah bisa membuat rasanya menjadi enak.
Akan tetapi, untuk daging yang biasa, proses marinasi dapat menambah cita rasa dan keempukan daging bakar. Salah satu marinasi yang direkomendasikan chef Ragil adalah marinasi dengan buah nanas muda.
Untuk membuatnya, cukup blender sedikit nanas muda, air, bawang putih, ketumbar, garam, dan merica. Setelah semua bahan tercampur, masukkan daging sebentar ke dalamnya selama satu sampai dua menit sebelum daging dibakar.
“Kenapa ada nanas? Dia bisa empukin daging,” ungkap chef Ragil.
Akan tetapi, chef Ragil mengatakan, daging jangan dimarinasi terlalu lama dengan nanas. Proses marinasi yang terlalu lama dengan nanas justru bisa merusak daging.
Bila ingin memarinasi daging dalam waktu lama, seperti seharian, chef Ragil lebih menyarankan penggunaan daun pepaya. Caranya, potong-potong daging hingga berukuran agak kecil lalu tusuk seperti sate. Setelah itu, marinasi daging dengan bawang putih, garam, merica, serta sedikit ketumbar kalau suka, lalu dibungkus daun pisang.
“Karena daun pepaya juga mengempukkan daging,” tutur chef Ragil.(*/Ta)
CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…
CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…
CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…
CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…
JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…
JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…