(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Histori

CINCIN NABI DANIEL BERGAMBAR LAKI-LAKI DIANTARA DUA SINGA

Jasad Nabi Daniel ditemukan pada saat pasukan Muslim di bawah pimpinan Abu Musa Al-Asy’ari melakukan penaklukan kota Tustar, yakni salah satu kota di Persia dekat dari Bashrah. Di tempat yang sama juga ditemukan sebuah mushaf, bejana yang berisi lemak, uang sebanyak 10.000 dirham, dan sebuah cincin.

Cincin itu masih berada di jari jasad Nabi Daniel. Pada mata cincin tersebut terukir gambar seorang laki-laki di antara dua singa yang sedang menjilati laki-laki tersebut.

Ibnu Katsir dalam bukunya berjudul Qashash Al-Anbiyaa menjelaskan hal itu dengan mengutip Ibnu Abi ad-Dunya dari Abu Hilal dari Qasim bin Abdullah dari Anbasah bin Sa’id.

Anbasah bin Sa’id menceritakan bahwa Abu Musa mendapatkan hal tersebut kemudian, ia menulis sepucuk surat kepada Khalifah Umar bin Khattab yang berisikan masalah barang-barang temuan tersebut.

Umar pun membalas surat itu. Dia memerintahkan agar Mushaf dikirim ke Madinah. “Mushaf dikirim kepada kami. Adapun lemak maka sebagian hendaknya dikirim kepada kami dan sebagian lagi silakan dibagikan kepada sebagian kaum Muslimin. Sementara itu, uang dirham silakan dibagi di antara kalian. Mengenai cincin itu, kami berikan untukmu’.”

Menurut Ibnu Abi Ad-Dunya, tatkala Abu Musa menemukan jenazah itu maka orang-orang pun serentak mengatakan bahwa itu adalah jasad Daniel. Mendengar itu, Abu Musa segera memeluk dan mencium jenazah tersebut.

Khalifah Umar bin Khattab menginstruksikan Abu Musa agar segera mengubur jasad Nabi Daniel dan hendaknya kuburan orang suci itu dirahasiakan agar tidak mengundang orang memujanya.

Selanjutnya, Abu Musa memerintahkan empat orang tawanan untuk membendung sungai. Lalu mereka menggali kubur di tengah-tengah sungai tersebut dan di situlah jasad Daniel dikuburkan.

Begitu penguburan usai, Abu Musa menghampiri keempat tawanan tersebut dan membunuh semuanya. Oleh sebab itu, tidak ada yang mengetahui letak makam Daniel selain Abu Musa al-Asy’ari.

Soal harta temuan, Abu Musa menyerahkan harta tersebut ke Baitul Mal. Harta itu dibawa untuk dihadapkan kepada Umar. Sedangkan cincin Nabi Daniel oleh Umar diberikan kepada Abu Musa.

Ibnu Abi Ad-Dunya bercerita, pernah melihat di jari tangan Abu Burdah bin Abi Musa al-Asy’ari terdapat sebuah cincin yang pada mata cincinnya terukir gambar seorang laki-laki di antara dua singa sedang menjilati laki-laki tersebut.

Abu Burdah mengakui bahwa cincin ini adalah milik Nabi Daniel yang diambil Abu Musa saat pemakamannya.

Menurut Abu Burdah, Abu Musa sempat bertanya kepada para ulama yang ada di daerah tersebut tentang lukisan yang ada di cincin itu.

Para ulama itu menjelaskan, tentang raja yang didatangi beberapa ahli nujum. Para ahli nujum itu mengatakan kepada raja bahwa pada malam sekian dan sekian akan lahir seorang anak laki-laki yang akan merongrong dan menghancurkan kerajaannya.

“Demi Allah, tidak ada seorang anak laki-laki pun pada malam yang disebutkan itu, kecuali aku akan membunuhnya,” kata raja.

Hanya saja yang ditangkap ternyata adalah Daniel. Kemudian, mereka melemparkannya Daniel ke dalam kumpulan singa. Ternyata, singa itu malah menjilati Daniel dan sama sekali tidak membahayakan dirinya.

Setelah itu, ibunya Daniel datang dan ia mendapati dua singa itu sedang menjilati Daniel.

Allah telah menyelamatkan Daniel dengan keadaan seperti itu, hingga waktu pun terus berlalu dengan segala kajadian di dalamnya.

“Selanjutnya, Daniel mengukir sosok dirinya bersama dua singa yang sedang menjilatinya pada mata cincin, agar ia tidak lupa tentang nikmat Allah,” ujar para ulama kepada Abu Musa Al-Asya’ri.

Ibnu Katsir mengatakan dalam kisah masalah tersebut, sanad-sanad hadits ini berkedudukan hasan atau baik.(*/Fa)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago