(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Tempat Asik

DESA WISATA ARGOSARI, NEGERI DI ATAS AWAN TEMPAT TINGGAL SUKU TENGGER

LUMAJANG – Argosari merupakan desa wisata dengan pemandangan menakjubkan. Terletak pada 2.900 Meter di Atas Permukaan Laut (MDPL), desa di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini dijuluki sebagai Negeri di Atas Awan.

Argosari yang bisa ditempuh dalam 2 jam perjalanan darat dari Alun-Alun Lumajang bukan hanya indah dan sejuk, tapi kehidupan masyarakatnya yang masih memegang teguh pada adat dan budaya leluhur juga jadi daya tarik tersendiri.

Dikutip dari Kemenparekraf.go.id, (23/10/2023), Argosari yang merupakan salah satu desatertinggi di Jawa Timur biasa disebut dengan puncak B29. Argosari meupakan tempat tinggal suku Tengger yang dikenal kaya akan budaya dan adat istiadatnya.

Terletak di sisi tenggara Gunung Bromo, Desa Argosari menyuguhkan pemandangan yang spektakuler. Udaranya sangat sejuk dikelilingi hamparan vegetasi hijau yang kian menyejukkan mata.

Selain menggantungkan hidupnya pada pariwisata gunung Bromo, masyarakat di desa ini juga memanfaatkan lahan disekitarnya untuk dijadikan kebun sayur mayur.

Ketika melakukan perjalanan turun dari gunung Bromo, kamu akan disuguhkan pemandangan terasering yang memukau yang ditanami berbagai tumbuhan khas dataran tinggi berupa bawang pre, kubis kentang dan wortel, serta buah strawberry menjadikan kawasan obyek wisata ini kian menawan dan luar biasa.

Terletak di dataran tinggi yang dikelilingi oleh gunung dan perbukitan, Agrosari menawarkan spot indah untuk mengagumi keindahan yang spektakuler, diantaranya Sunrise, Sunset, Masjid tertinggi di pulau Jawa, Kampung Nirwana, Bukit Danyangan, Mahameru, Tri Padma Mandala, dan masih banyak lagi.

Bertandang ke desa Argosari tak sekedar mendapatkan ketenangan jiwa, tetapi bisa mengenal lebih dekat dengan masyarakat suku Tengger, terutama tentang adat istiadat dan kebudayaan mereka.

Beberapa kebudayaan ini seperti pemakaian kain sarung dan udeng khas suku Tengger, selain itu juga ada tradisi atau ritual Ojung.(*/Ri)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago