(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Jalan Jalan

DI AGAMA ISLAM ADA EMPAT MACAM SUJUD DAN FUNGSINYA

Seperti diketahui, sujud merupakan rukun atau gerakan wajib yang dilakukan umat Muslim setiap kali melakukan ibadah sholat. Gerakan ini dilakukan dengan dahi, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan ujung jari kaki yang menempel pada sajadah. Dalam gerakan ini, menunjukkan sebuah pengakuan bahwa manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang mempunyai segala kelemahan dan tidak berdaya di hadapan Sang Pencipta.

Bukan hanya itu, gerakan sujud juga merupakan bentuk syukur umat Muslim kepada Tuhannya, atas segala limpahan berkah. Selain itu, sujud juga sebagai salah satu cara untuk menunjukkan bahwa diri bersungguh-sungguh dalam beribadah dan memohon pertolongan. Hal inilah yang menjadikan sujud sebagai gerakan penting yang tidak boleh ditinggalkan dalam sholat.

Selain sebagai gerakan sholat, ternyata terdapat berbagai macam-macam sujud dalam agama Islam. Mulai dari sujud tilawah, sujud syahwi, hingga sujud syukur. Macam-macam sujud ini mempunyai fungsi dan tujuannya masing-masing. Bukan hanya itu, macam-macam sujud ini juga mempunyai bacaan doa yang berbeda satu dengan yang lain.

Bagi umat Muslim, penting untuk mengetahui macam-macam sujud dalam agama Islam berserta fungsi dan bacaannya. Dengan begitu, masing-masing pelaksanaan sujud pun dapat dilakukan dengan baik dan benar. Dilansir dari Brilio.net, berikut kami telah merangkum macam-macam sujud dalam agama Islam beserta fungsinya yang perlu Anda ketahui.

1.Sujud Tilawah
Macam-macam sujud dalam agama Islam yang pertama adalah sujud tilawah. Sujud tilawah ini biasanya dilakukan ketika sesotang membaca atau mencengar ayat-ayat sajdah. Ayat Sajdah merupakan ayat dalam kitab suci Alquran yang menerangkan dan memerintahkan untuk sujud. Seperti dalam surat Al’A’raf ayat 206, surat Ar-Rad ayat 15, surat An-Nahl ayat 50 dan lain sebagainya.

Dalam pelaksanaannya, sujud tilawah bisa dilakukan saat sedang melaksanakan sholat maupun ketika sedang tidak melaksanakan sholat. Berikut adalah bacaan doa sujud tilawah yang bisa dilafalkan:

Sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu bi khaulihi wa kuuwatihi fatabarakallahu ahsanul kholiqiin.

Artinya:

“Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, yang membentuknya, dan yang memberi pendengaran dan penglihatan, Maha berkah Allah sebaik-baiknya pencipta”. (HR. Ahmad, Abu Dawud, Hakim, Tirmidzi dan nasa’i).

Dalam bacaan doa tersebut, dapat dipahami bahwa sujud tilawah dilakukan untuk mengagungkan Allah sebagai Sang Pencipta yang Maha Esa, Maha Tinggi, dan segala pemilik kemuliaan yang ada. Sujud tilawah ini juga digunakan sebagai salah satu upaya bagi umat musmil untuk memohon berkah sebaik-baiknya dari Dzat yang menciptakannya.

2.Sujud Syahwi
Berbeda dengan sujud tilawah, macam-macam sujud dalam agama Islam berikutnya adalah sujud syahwi. Sujud syahwi di sini dilakukan ketika seseorang lupa atas jumlah rakaat sholat yang telah dikerjakan.

Saat tiba-tiba mengalami hal ini, umat Muslim dapat melakukan sujud syahwi untuk menyempurnakan rukun atau mengganti rukun yang terlupakan dalam sholat. Baik jumlah rakaat yang terlupakan maupun salam membaca bacaan.

Dalam pelaksanaannya, sebagian ulama menganjurkan untuk membaca bacaan doa berikut saat melakukan sujud syahwi untuk menyempurnakan sholat :

Subhana man laa yanaamu wa laa yas-huw.

Artinya:

“Maha Suci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa.”
Pada bacaan tersebut dapat dipahami bahwa Allah merupakan Dzat yang Maha

Mengetahui, serta Maha Melihat segala sesuatu yang terjadi. Dengan segala kelemahan dan ketidaksempurnaan manusia, melalui sujud syahwi ini umat muslim memohon ampun atas kelalaian yang dilakukan dalam beribadah kepada Allah. Pelaksanaan sujud syahwi ini pun diharapkan dapat menyempurnakan rukun sholat yang terlupakan. Bukan hanya dilakukan saat mengerjakan sholat sendiri, sujud syahwi ini juga bisa dilakukan saat sedang melakukan sholat berjemaah.

3.Sujud dalam Sholat

Macam-macam sujud dalam agama Islam selanjutnya tidak lain adalah gerakan sujud yang dilakukan dalam sholat. Gerakan sujud ini menjadi salah satu rukun sholat yang harus dipenuhi, agar ibadah sholat dapat dilakukan secara benar dan sah.

Dengan kata lain, jika gerakan sujud ini ditinggalkan maka ibadah sholat yang dikerjakan pun akan tidak sah. Berikut adalah bacaan sujud dalam sholat yang bisa dilafalkan:

Subhaana robbiyal a’la wabihamdih.

Artinya:

“Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya.”

Bacaan sujud ini biasanya dibaca sebanyak 3 kali dalam setiap gerakan sujud yang dilakukan dalam sholat. Tidak jauh berbeda dengan macam sujud lainnya, bacaan doa yang dilafalkan pada gerakan sujud sholat juga menjunjung tinggi Maha Besar Allah dan memberikan segala pujian baik kepada-Nya.

4.Sujud Syukur

Macam-macam sujud dalam agama Islam yang terakhir adalah sujud syukur. Sesuai dengan namanya, sujud syukur dilakukan saat seseorang mendapatkan nikmat dari Allah maupun dilakukan ketika telah terlepas dan selamat dari suatu musibah. Sujud syukur ini dilakukan dengan tujuan untuk mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas segala berkah dan pertolongan yang diberikan Allah.

Dalam pelaksanaan sujud syukur, umat muslim juga dianjurkan untuk membaca bacaan doa seperti berikut :

Subhaanallah walhamdulillah, walaa ilahaillallah wallahuakbar. Walaa haula wala quwata ilabillahil aliyyil adzim.

Artinya:

“Maha suci Allah dan segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar dan tiada kekuatan serta daya upaya kecuali atas izin Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung.”

Bacaan doa dalam sujud syukur ini juga dilakukan dengan memberikan pujian kepada Allah dengan segala kekuatan yang dimiliki-Nya. Dengan kekuatan dan izin-Nya, manusia selalu mendapatkan limpahan berkah dan selamat dari berbagai musibah atau ujian yang menimpanya.(*/Ridz)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

8 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

8 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

8 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

8 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

8 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

8 jam ago