(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Kesehatan

DIABETES MENYEBABKAN BERAGAM KOMPLIKASI

JAKARTA – Diabetes dapat menyebabkan komplikasi. Hal ini disebabkan karena gula darah tinggi merusak organ dan jaringan di seluruh tubuh. Semakin tinggi gula darah dan semakin lama Anda hidup dengan itu, semakin besar risiko untuk komplikasi.

“Jahatnya itu, diabetes silent complication. Dia nggak akan keliatan, dia nggak akan rasakan kadang-kadang, dia nggak mengeluh sesuatu tapi badannya digerogoti,” kata Kepala Divisi Metabolik Endokrin Departemen Penyakit Dalam FKUI RSCM, dr. Dante S. Harbuwono, Sp.PD.D, KEMD baru-baru ini.

“Kalau digerogotinya jantung, ya kenanya jantung. Kalo digerogoti ginjal, ya kenannya ginjal, kalo gerogoti sarafnya jadi stroke. Kematian dan komplikasi diabetes menjadi permasalahan yang penting yang menjadi pandemi,” sambungnya.

Ini membuat diabetes disebut sebagai mother of diseases atau ibu dari penyakit. Bahkan, berdasarkan survei kesehatan terbaru, terdapat 10,3 juta orang di Indonesia mengalami diabetes. Menurut dr. Dante, jumlah ini menjadi masalah yang harus diperhatikan. Oleh karena itu, penting untuk mengobati diabetes.

“Makanya diabetes itu kita sebut sebagai mother of diseases karena ibunya penyakit. Karena kebanyakan orang kena jantung sebabnya diabetes, kebanyakan orang yang cuci darah sebabnya diabetes, orang yang diamputasi sebabnya diabetes,” jelasnya.”10,3 juta itu persoalan lebih besar dari persoalan kesehatan sekarang yang ada.

Jadi mengobati diabetes memang penting dan ingat jangan khilaf, jangan lengah tidak adanya keluhan yang timbul pada pasien diabetes,” tandasnya.
.
Sementara itu, diabetes mellitus, umumnya dikenal sebagai diabetes, adalah penyakit metabolisme yang menyebabkan gula darah tinggi. Hormon insulin memindahkan gula dari darah ke sel untuk disimpan atau digunakan menjadi energi. Diabetes membuat tubuh tidak bisa menghasilkan insulin yang cukup atau tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkannya secara efektif.
Gula darah tinggi yang tidak diobati dari diabetes dapat merusak saraf, mata, ginjal, dan organ lainnya.(*/El)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago