(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Histori

DIJELASKAN ALQUR-AN ASHABUL KAHFI YANG TERTIDUR 300 TAHUN DALAM GUA

Kisah Ashabul Kahfi begitu melegenda. Cerita ini juga mengarah ke salah satu gua di kota Abu Alanda, tepatnya di daerah perkampungan Al-Rajib, sekitar 10 km sebelah timur ibu kota Amman, Yordania.

Ashabul Kahfi merupakan sebutan bagi tujuh pemuda, di antaranya Maxalmena, Martinus, Kastunus, Bairunus, Danimus, Yathbunus dan Thamlika serta seekor anjing bernama Kithmir. Di mana anjing satu ini hewan yang satu-satunya masuk ke dalam surga.

Dikutip dari akun Instagram @islamic_landmarks, gua jadi satu-satunya tempat berlindung para sahabat tersebut. Disebutkan, Ashabul Kahfi tertidur hingga 300 tahun lamanya. Mereka melarikan diri karena kekejamanan Raja Dikyanus, mereka diancam akan menghukum mati bagi siapa saja yang tidak sejalan dengan raja tersebut.

Kisah Ashabul Kahfi ini juga tertulis di Alquran, yaitu dalam surah Al Kahfi. Empat kutipan ayat dari surah tersebut yang menjelaskan tentang kisah tersebut, yaitu:

Ayat 9

أَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَابَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيمِ كَانُوا مِنْ آيَاتِنَا عَجَبًا

Am ḥasibta anna aṣ-ḥābal-kahfi war-raqīmi kānụ min āyātinā ‘ajabā

Artinya: “Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?”

Ayat 10

إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

Iż awal-fityatu ilal-kahfi fa qālụ rabbanā ātinā mil ladungka raḥmataw wa hayyi` lanā min amrinā rasyadā

Artinya: “(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)”.

Ayat 11

فَضَرَبْنَا عَلَىٰ آذَانِهِمْ فِي الْكَهْفِ سِنِينَ عَدَدًا

Fa ḍarabnā ‘alā āżānihim fil-kahfi sinīna ‘adadā

Artinya: “Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu,”

Keempat ayat tersebut mengatakan, bahwa Ashabul Kahfi memang benar-benar dijaga oleh Allah SWT. Sampai akhirnya mereka tidur hingga ratusan tahun lamanya. Kemudian mereka lolos dari Raja Dikyanus.(*/Tian)

orbit

Recent Posts

5 SAHABAT NABI KAYA RAYA DAN SUKA MENYUMBANGKAN HARGA DI JALAN ALLAH SWT

Kekayaan dalam pandangan Islam merupakan bentuk rahmat serta amanah yang dapat dijadikan sarana memperbanyak amal…

3 jam ago

PENULARAN HIV YANG PALING UMUM, LEWAT SEKS HINGGA JARUM SUNTIK

JAKARTA - HIV masih sering dikaitkan dengan berbagai anggapan yang keliru, terutama soal bagaimana virus…

3 jam ago

SUAMI SAYANG ISTRI, 9 CIRI SUAMI YANG BUKAN HANYA MANIS DI BIBIR

JAKARTA - Ciri-ciri suami sayang istri kerap menjadi perbincangan di media sosial. Namun, kasih sayang…

4 jam ago

PENYELAMATAN PERNIKAHAN DI AMBANG PERCERAIAN, INI ADA 7 CARA

JAKARTA - Masalah dalam pernikahan merupakan hal yang sulit dihindari. Setiap pasangan bisa menghadapi konflik,…

4 jam ago

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

14 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

14 jam ago