(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Kesehatan

GEJALA BARU COVID-19 BISA MENJADI HIDUNG TERSUMBAT

JAKARTA – Baru-baru ini Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menambahkan tiga gejala baru virus corona yang menyebabkan pandemi COVID-19. Tiga gejala tersebut, yakni hidung tersumbat atau pilek, mual, dan diare.

Dengan demikian, gejala Covid-19 yang sudah dilaporkan mencakup demam atau kedinginan, batuk, sesak napas atau kesulitan bernapas, kelelahan, sakit otot atau tubuh, sakit kepala, kehilangan rasa atau bau, sakit tenggorokan, hidung tersumbat dan pilek, mual dan diare.

“Daftar ini tidak mencakup semua gejala yang mungkin terjadi. CDC akan terus memperbarui daftar ini karena kami mempelajari lebih lanjut tentang COVID-19,” kata CDC.

CDC melakukan perubahan serupa pada April lalu ketika para pejabat menambahkan enam gejala tambahan ke dalam daftar. Pada saat itu, gejala-gejala baru ini termasuk menggigil, bergetar berulang-ulang, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan hilangnya rasa atau bau.

Dilansir New York Post, ketika pandemi pertama kali dimulai, demam, batuk, dan sesak napas dilaporkan menjadi tanda paling umum dari infeksi COVID-19.

Gejala dapat berkisar dari ringan hingga berat, dengan kebanyakan orang mulai mengalaminya dua hingga 14 hari setelah terpapar virus corona baru, atau SARS-CoV-2.

“Orang dewasa yang lebih tua dan orang-orang yang memiliki kondisi medis yang mendasari parah seperti penyakit jantung atau paru-paru atau diabetes tampaknya berisiko lebih tinggi untuk mengembangkan komplikasi yang lebih serius dari penyakit COVID-19,” jelas CDC.

CDC juga mencatat bahwa tanda-tanda peringatan darurat untuk COVID-19 biasanya termasuk kesulitan bernapas, nyeri atau tekanan yang menetap di dada, kebingungan baru, ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga, dan bibir atau wajah kebiruan.

“Jika seseorang menunjukkan tanda-tanda ini, segera cari perawatan medis darurat,” saran CDC.

Hingga saat ini, ada lebih dari 9,4 juta kasus virus corona baru di seluruh dunia, menurut data dari Johns Hopkins University.(*/El)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

1 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

1 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

1 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

1 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

2 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

2 jam ago