(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Histori

GUNUNG RAUNG DAN LEGENDA KERAJAAN MACAN PUTIH

GUNUNG RAUNG merupakan salah satu gunung di Pulau Jawa yang paling sering didaki oleh para pecinta alam. Selain menawarkan pemandangan yang sangat indah, Gunung Raung juga dikenal dengan sejumlah kisah misterinya.

Keangkeran Gunung Raung tampak dari nama-nama pos pendakiannya yang menyimpan berbagai kisah misteri dan memiliki sejarahnya sendiri-sendiri, seperti Pondok Sumur, Pondok Demit, Pondok Mayit, dan Pondok Angin.

Menurut cerita masyarakat sekitar, pos pendakian Pondok Sumur memiliki sebuah sumur yang biasa digunakan seorang pertapa sakti asal Gresik. Sumur dan pertapa itu dipercaya masih ada hingga kini, namun tidak dapat dilihat kasat mata.

Para pendaki yang kerap berkemah di kawasan ini mengaku kerap mendengar suara derap kaki kuda yang melintas di belakang tenda. Tetapi saat dilihat ke belakang, tidak ada apa-apa.

Sedangkan Pondok Demit dipercaya masyarakat sekitar sebagai tempat jual-beli para lelembut atau Pasar Setan. Pada hari-hari tertentu, di kawasan ini suka terdengar keramaian seperti dalam pasar dengan alunan musik.

Lokasi pasar setan terletak di sebelah timur jalur atau lembah dangkal yang hanya dipenuhi ilalang setinggi perut dan pohon perdu. Bagi orang-orang tertentu, lokasi ini kerap dijadikan tempat pesugihan.

Pos selanjutnya adalah Pondok Mayit. Sejarah pos ini sangat menyeramkan. Konon katanya, di kawasan ini pernah ditemukan sesosok mayat menggantung di pohon. Mayat itu adalah seorang bangsawan Belanda yang dibunuh para pejuang.

Sementara pos Pondok Angin yang berada di puncak bukit merupakan pos yang sangat dinanti para pendaki. Dari pos ini, para pendaki bisa melihat pemandangan alam pegunungan dan gemerlap Kota Bondowoso dan Situbondo yang sangat indah.

Saat cuaca sedang mendung, dari pos ini juga bisa terlihat sambaran kilat di kota. Pemandangan yang sangat indah ini cocok bagi mereka yang mencintai seni fotografi.

Di balik keindahannya itu, angin yang bertiup di wilayah ini sangat kencang hingga suaranya terdengar maraung-raung. Saking kencangnya angin, para pendaki bisa terpental hingga ke dasar jurang yang terjal.

Misteri yang menyelimuti pos Pondok Angin adalah derap kaki suara kuda dari kereta kencana yang kerap terdengar di kawasan ini. Konon, pondok Angin ini merupakan pintu gerbang masuk ke kerajaan gaib itu.

Misteri yang tidak kalah menyeramkan berada di barat kaldera Gunung Raung yang merupakan perbukitan terjal. Di kawasan ini dipercaya masyarakat sekitar sebagai Kerajaan Macan Putih yang merupakan singgasana Pangeran Tawangulun.

Kerajaan Macan Putih berdiri saat gunung ini meletus tahun 1638. Pusatnya terletak di puncak Gunung Raung. Kerajaan itu dipimpin oleh Pangeran Tawangulun yang merupakan salah satu anak raja di Kerajaan Majapahit yang hilang saat bertapa.

Masyarakat sekitar percaya, Kerajaan Macan Putih masih ada hingga kini. Beberapa kali, bahkan kerajaan ini melangsungkan upacara pernikahan. Saat upacara dilangsungkan, hewan milik warga banyak yang mati mendadak.

Menurut kepercayaan masyarakat sekitar, hewan-hewan itu bukan mati tanpa sebab, tetapi dijadikan upeti bagi para penguasa Kerajaan Macan Putih yang hilang tanpa jejak ke alam gaib atau moksa.

Masyarakat juga percaya bahwa Kerajaan Macan Putih sesekali tampak, terutama di malam Jumat kliwon ke alam nyata untuk beberapa maksud dan tujuan.

Dalam beberapa kepercayaan masyarakat disebutkan, Pangeran Tawangulun merupakan salah satu suami dari Nyai Roro Kidul. Setiap malam jumat, saat Kerajaan Macan Putih menampakkan dirinya ke alam nyata, Nyai Roro Kidul mengunjungi suaminya.
(*/Dan)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

5 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

5 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

5 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

6 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

6 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

6 jam ago