(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Santap Ria

IKAN KEMBUNG BAIK UNTUK PASIEN CORONA

JAKARTA – Pasien Covid-19 membutuhkan makanan tinggi protein sebagai penambah stamina sehingga imunitas tubuh meningkat dan pasien bisa kembali pulih seperti semula. Dari beragam jenis protein yang ada, ikan kembung bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk memenuhi asupan protein sehari-hari.

Triyani Kresnawan, DCN, MKes, RD selaku Dietisien sekaligus Pengurus DPP Persatuan Ahli Gizi (Persagi), mengatakan ikan kembung kaya akan Omega 3 yang baik untuk kesehatan tubuh. Dengan demikian, masyarakat tidak harus berorientasi pada ikan salmon.

“Ternyata Omega 3 tidak hanya di ikan salmon, ikan kembung pun tinggi Omega 3-nya sehingga enggak usah mahal-mahal, tapi bisa seperti ikan kembung. Harganya murah dan terjangkau,” jelas Triyani dalam konferensi video di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (7/5).

“Protein untuk pasien-pasien yang terinfeksi itu memang lebih tinggi daripada kebutuhan orang normal. Karena protein ini salah satunya berguna untuk meningkatkan atau mengoptimalkan imunitas dari tubuh,” sambungnya.

Dibalik harganya yang murah dan terjangkau, ikan kembung juga memiliki kualitas protein yang sama dengan protein hewani lainnya. Selain itu, Triyani juga merekomendasikan telur sebagai sumber protein yang mudah dan terjangkau. Menurutnya, telur sangat ekonomis dan mengandung asam amino esensial yang sangat lengkap.

“Telur lebih mudah, lebih ekonomis. 1 kilo telur kurang lebih jumlahnya 20 butir harganya hanya Rp20 ribu atau Rp22 ribu. Tapi kandungan proteinnya, asam amino esensial sangat komplit pada telur,” kata dia.

Disisi lain, asam lemak Omega 3 memiliki banyak manfaat kesehatan seperti membantu relaksasi otot, pencernaan dan pembekuan darah. Sementara itu, agar asupan protein lengkap dan bervariasi, Triyani menyarankan untuk berkreasi saat masak, sehingga meski dengan bahan yang sama berkali-kali tapi menu makanan tetap menarik dan nikmat untuk dilahap.

“Seperti misalnya telur dikombinasi dengan tempe dan tahu itu sebenarnya udan cukup. Jadi ekonomis, murah dan meriah. Kemudian dikombinasi dengan sayur, buah dan karbohidrat,” tukasnya.(*/Nia)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

5 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

5 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

5 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

6 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

6 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

6 jam ago