(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Kesehatan

ILMUWAN TEMUKAN CARA TUNDA PROSES PENUAAN LEWAT RAGI

JAKARTA – Menjadi tua tidak bisa dihindari. Namun, mungkin bisa ditunda. Para ilmuwan di University of California San Diego (UCSD) selangkah lebih dekat untuk bisa menunda proses penuaan.

Tim ilmuwan mempelajari penuaan dalam ragi untuk mencoba memahami apakah sel-sel yang berbeda menua pada tingkat yang sama. Ragi dipilih karena sel-selnya mudah dimanipulasi.

Apa yang mereka temukan menarik. Menurut para peneliti, bahkan sel-sel yang terbuat dari bahan genetik yang sama dan dalam lingkungan yang sama menua dalam cara yang sangat berbeda. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Science.

Dilansir di CNN, Rabu (22/7), sekitar setengah dari sel-sel ragi menua karena penurunan bertahap dalam nukleolus, tubuh bulat yang terletak di nukleus sel, dengan menggunakan teknik termasuk mikrofluida dan pemodelan komputer.

Namun, setengah lainnya menua karena disfungsi mitokondria, yang menghasilkan energi sel.

Para ilmuwan mengatakan bahwa sel-sel menurun satu dari dua jalur (nukleus atau mitokondria) di awal kehidupan. Mereka melanjutkan proses penuaan sampai akhirnya melemah dan mati. Peneliti melakukan tes lebih lanjut untuk memahami bagaimana sel berperilaku.

“Kami mengidentifikasi proses molekuler yang mendasari setiap rute penuaan dan koneksi di antara mereka, mengungkapkan sirkuit molekul yang mengontrol penuaan sel, analog dengan sirkuit listrik yang mengontrol peralatan rumah,” kata Nan Hao, penulis senior dari studi ini dan profesor di divisi bagian biologi molekuler ilmu biologi UCSD.

Setelah memodelkan ‘lanskap penuaan’, tim peneliti menemukan bahwa mereka dapat memanipulasi dan mengoptimalkan proses penuaan. Ini dilakukan dengan menggunakan simulasi komputer untuk memprogram ulang sirkuit master dan memodifikasi DNA-nya.

Mereka kemudian dapat menciptakan ‘rute penuaan baru’ dengan umur yang panjang secara dramatis. Peneliti percaya ini pada akhirnya bisa mengarah pada kemungkinan menunda penuaan manusia.

“Ini adalah jalur penuaan yang tidak pernah ada, tetapi karena kami memahami cara mengaturnya, kami pada dasarnya dapat merancang atau mengatur jalur penuaan baru,” kata Hao.

“Studi kami meningkatkan kemungkinan merancang terapi berbasis gen atau kimia secara rasional untuk memprogram ulang bagaimana sel-sel manusia menua, dengan tujuan untuk secara efektif menunda penuaan manusia dan memperluas kesehatan manusia,” jelas Hao.

Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka berencana untuk menguji model mereka dalam sel yang kompleks, organisme, dan pada akhirnya, manusia. Kemudian mereka akan menguji bagaimana kombinasi terapi dan obat-obatan dapat mengarah pada umur panjang lebih lanjut.

“Ketika datang ke relevansi medis, penuaan berhubungan dengan banyak penyakit, sehingga jika kita dapat membantu memperlambat penuaan atau mempromosikan umur panjang, itu akan bermanfaat bagi masyarakat,”tukasnya.(*/Ni)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago