(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Santap Ria

JAGA KESEHATAN, JANGAN LUPA MAKAN PROTEIN

Menjaga kekebalan tubuh dan sistem imun menjadi sorotan di tengah pandemi virus corona Covid-19 saat ini. Disebutkan mereka yang memiliki imunitas tubuh yang baik punya risiko lebih kecil mengalami kefatalan karena virus ini.

Disampaikan oleh dokter gizi dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc., Sp.GK bahwa problem terbesar Indonesia terkait gizi adalah kurangnya asupan protein.

“Nggak usah ada Covid-19, asupan protein orang Indonesia itu aja udah susah, rendah jumlahnya,” katanya dalam Diskusi Online ‘Membangkitkan Solidaritas Di Tengah Kesulitan’ pada Senin (13/4/2020).

Asupan protein harus kita cukupi untuk bisa memerangi infeksi. Jumlah minimal protein per orang setidaknya 4-5 porsi per harinya.

Bentuk protein bisa apa saja, bisa hewani ataupun nabati. Akan tetapi yang paling superior kandungannya adalah protein hewani.

Sehingga paling tidak harus dipastikan tiap orang harus makan protein hewani minimal satu porsi per harinya. Protein hewani paling murah saat ini adalah telur.

“Jadi bisa setidaknya memastikan makan satu telur dalam sehari,” lanjut Dr Tirta.

Telur memiliki kandungan asam amino yang lengkap, kualitas protein yang mengagumkan, dan tubuh sangat menyukai protein dari telur dibandingkan protein dari sumber hewani yang lain.

Setelah memenuhi protein, baru beranjak ke sayur dan buah yang kaya antioksidan dan mikronutrien. Mikronutrien yang paling banyak dibutuhkan adalah vitamin A, E, D, C, dan zinc.

Per orang membutuhkan setidaknya 4-5 porsi sayur dan tiga porsi buah-buahan dalam sehari. Bisa diganti suplemen atau multivitamin apabila tidak sanggup memenuhi porsi dalam jumlah tersebut.

Selain itu, fungsi imun kita tidak hanya bergantung pada fungsi gizi, namun juga oleh paparan (exposure) dan pemicu (trigger) dari luar.

Untuk bisa menjaga imun tubuh dengan baik, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi pemicu sebesar mungkin.
Dr Tirta mencontohkan, misalnya jika Anda adalah perokok, maka berhentilah merokok. Jika Anda adalah orang yang memiliki waktu tidur kurang, maka perbanyak waktu tidur.

“Karena itu akan memicu sistem imun kita. Jangan memperberat sistem imun kita, karena ketika kita benar-benar menghadapi infeksi maka kita akan bermasalah,” tandasnya.(*/Tya)

orbit

Recent Posts

5 SAHABAT NABI KAYA RAYA DAN SUKA MENYUMBANGKAN HARGA DI JALAN ALLAH SWT

Kekayaan dalam pandangan Islam merupakan bentuk rahmat serta amanah yang dapat dijadikan sarana memperbanyak amal…

9 jam ago

PENULARAN HIV YANG PALING UMUM, LEWAT SEKS HINGGA JARUM SUNTIK

JAKARTA - HIV masih sering dikaitkan dengan berbagai anggapan yang keliru, terutama soal bagaimana virus…

9 jam ago

SUAMI SAYANG ISTRI, 9 CIRI SUAMI YANG BUKAN HANYA MANIS DI BIBIR

JAKARTA - Ciri-ciri suami sayang istri kerap menjadi perbincangan di media sosial. Namun, kasih sayang…

10 jam ago

PENYELAMATAN PERNIKAHAN DI AMBANG PERCERAIAN, INI ADA 7 CARA

JAKARTA - Masalah dalam pernikahan merupakan hal yang sulit dihindari. Setiap pasangan bisa menghadapi konflik,…

10 jam ago

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

20 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

20 jam ago