(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Histori

JEJAK -JEJAK POLITIK IBNU KHALDUN

Nama lengkapnyan adalah Abu Zaid Abdul-Rahman Ibn Muhammad Ibn Khaldun Wali al-Din al-Tunisi al-Hadrami, selanjutnya lebih dikenal dengan nama Ibn Khaldun, ia merupakan sosok pemikir Islam yang lahir di Tunisia pada tanggal 1 Ramadhan 732 H.
Pada usia 20 tahun, sebelum pemerintahan Abu Muhammad Ibn Tafrakin ditaklukan oleh Abu Zaid, sang penguasa konstantinopel, Ibn Khaldun diangkat sebagai tukang stempel surat. Setelah pemerintahan Abu Muhammad Ibn Tafrakin ditaklukan oleh Abu Zaid, Ibn Khaldun melarikan diri ke Tlemcen. Di Tlemcen, Ibn Khaldun bekerja sama dengan Sultan Abu Inan, dan diangkat sebagai sekretaris, mengurus surat menyurat. Setelah diangkat sebagai sekretaris, Ibn Khaldun mendapat penghargaan tinggi dari Sultan Abu Inan.

Ibn Khaldun memiliki hasrat yang tinggi untuk menjadi orang besar dan disegani, dan hal itu memaksanya untuk terjun ke dunia politik. Di Tlemcen, Ibn Khaldun melakukan gerak politik yang intrik, ia bersekokongkol dengan lawan politik dari Sultan Abu Inan. Bersekongkol dengan Amir Abu Abdullah Muhammad, untuk menggulingkan Sultan Abu Inan dari kursi pemerintahan.

Negosiasi politik antara Ibn Khaldun dan Amir Abu Abdullah Muhammad membuahkan satu kesepakatan, jika gerak politik yang mereka wacanakan berhasil menggulingkan Sultan Abu Inan dari kursi kekuasaan, dan kekuasaan jatuh ke tangan Amir Abu Abdullah Muhammad. Maka, Ibn Khaldun akan diangkat sebagai perdana menteri.

Namun, gerak politik yang mereka wacanakan diketahui oleh Sultan Abu Inan. Setelah mengetahui akan hal itu, Sultan Abu Inan memerintahkan bawahannya untuk segera menumpas hal tersebut.

Akibat dari perbuatannya tersebut, Ibn Khaldun mendekam di penjara selama dua tahun. Setelah keluar dari penjara, Ibn Khaldun pindah ke Maroko dan mendukung Abu Salim, yang merupakan penguasa Maroko pada tahun 1359. Oleh Abu Salim, Ibn Khaldun mendapatkan tempat di Maroko, ia di angkat sebagai sekretaris negara sekaligus penasihatnya.

Setelah Abu Salim meninggal, dan juga dikarenakan banyaknya gejolak politik yang terjadi di Maroko, pada tahun 1362 Ibn Khaldun meninggalkan Maroko dan memilih pinda ke Granada. Mohammad V selaku pemerintahan Granada, menerima kedatangannya dengan baik, menjamunya dengan pelayanan yang sangat baik, dan mendapatkan tempat.

Di Granada, Ibnu Khaldun mendapatkan tawaran untuk menjadi perdana menteri dari Abdullah Muhammad al-Hafsi. Ibn Khaldun merasa senang sekali dan menerima tawaran tersebut tanpa sedikitpun rasa ragu.

Pemerintahan Muhammad berakhir, Muhammad mati dibunuh oleh sepupunya sendiri dan pemerintahan ditaklukan oleh Abul Abbas. Pada roda pemerintahan Abul Abbas, Ibn Khaldun tidak mendapat tempat dan ia memilih pindah ke Basra. Di Basra, Ibn Khaldun dipanggil dengan nama Amir Abu Hamu dari Tlemcen dan mendapatkan tawaran untuk menjadi perdana menteri. Namun, ia menolak tawaran tersebut karena ia merasa lelah dalam pengembaraan politiknya, setelah ia mengabdi dari pemerintahan yang satu ke yang lainnya.

Ibn Khaldun meninggalkan dunia politik, dan memilih tinggal di pengasingan, sebagaimna diungkapkannya; “begitu saya meninggalkan urusan rakyat, untuk hidip di pengasingan”. Pada pengasingan inilah, Ibn Khaldun menuliskan Muqaddimah, yang merupakan karyanya yang asli, yang ia rancang dan ia susun dari hasil pemikirannya dengan sangat serius.(*/Fir)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago