(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Pada masa kekaisaran China , matematika merupakan kunci untuk perhitungan konstruksi Tembok Besar China yang mempunyai panjang ribuan kilometer. Perhitungan matematika juga penting sehingga memainkan peran dalam menjalankan kehidupan di istana kerajaan.
Kalender serta pergerakan planet mempengaruhi keputusan kaisar. Hal ini terlihat sampai ke perencanaan kaisar pada siang hingga malam hari.
Penasihat kekaisaran memberikan sistem untuk memastikan kaisar dapat meniduri banyak perempuan di istananya. Sistem ini berdasarkan pada konsep matematika “geometric progression”.
Perempuan-perempuan tersebut mencakup seorang permaisuri, 3 pendamping senior, 9 istri, 27 selir serta 81 budak. Jumlah orang dalam setiap kelompok perempuan ini sebanyak tiga kali lipat jumlah orang dalam kelompok sebelumnya.
Para ahli matematika memastikan bahwa dalam periode 15 malam, kaisar meniduri semua perempuan di istananya.Untuk meniduri perempuan tersebut, stamina kaisar perlu dijaga. Malam pertama untuk permaisuri. Malam selanjutnya untuk pendamping senior.
Malam berikutnya untuk istri. Setelah itu, 27 selir dipilih secara bergantian, sembilan orang setiap malamnya. Dalam waktu sembilan malam, 81 budak dibagi menjadi 9 kelompok.
Jadwal ini dibuat guna memastikan kaisar meniduri perempuan kasta tertinggi ketika mendekati bulan purnama, yaitu ketika kekuatan perempuan “yin” berada pada puncak sehingga menyamai kekuatan pria “yang”.
Hal ini bertujuan agak sang Kaisar mendapatkan ahli waris kerajaan yang terbaik.(*/Fa)
CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…
CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…
CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…
CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…
JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…
JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…