(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
JAKARTA – Sebelum memulai ibadah puasa Ramadhan, kita dianjurkan untuk melakukan sahur terlebih dahulu. Dengan mengonsumsi makanan dan minuman, tubuh akan terisi cukup energi untuk berpuasa selama seharian penuh.
Namun terkadang, banyak orang yang melewatkan sahur karena tak bisa bangun tepat waktu. Mengingat, waktu sahur dilakukan pada dini hari.
Waktu bangun tidur yang terlalu mepet imsak juga membuat orang jadi sahur seadanya.
Untuk mengakalinya, tak jarang yang lantas makan sahur di malam hari, misalnya pada jam 11 hingga 12 malam. Tujuannya, supaya perut tetap terisi meski tak bangun tidur saat sahur.
Tapi, siapa sangka, hal ini ternyata kurang baik bagi kesehatan tubuh, lho.
Menurut Prof. Hardinsyah, Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia dan Guru Besar Ilmu Gizi FEMA IPB dalam sesi Ceramah dan Diskusi Seputar Makanan, Minuman, Kesehatan Ramadhan dan Lebaran Lini Sehat, merekomendasikan makan sahur dalam waktu 1-2 jam sebelum imsak.
Dengan begitu, tubuh akan tetap berenergi dan tak merasa lemas saat menjalani puasa. Untuk menu makanannya, bisa disamakan seperti menu makan sehat, atau setidaknya 2⁄3 dari sarapan yang kita konsumsi.
“Supaya perut tidak kaget karena kondisi di pagi hari yang dingin, persiapkanlah tubuh setengah jam sebelum sahur. Lakukan aktivitas seperti mempersiapkan makanan yang akan disantap, atau melakukan pergerakan ringan,” jelasnya.(*/Yo)
CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…
CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…
CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…
CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…
JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…
JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…