(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Berita Orbit

KECELAKAAN KA TURANGGA DAN KA LOKAL DI CICALENGKA, RUDY SUSMANTO: KAMI TURUT BERDUKA CITA DAN PERIHATIN

CIBINONG – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengucapkan turut berdukacita atas peristiwa kecelakaan Kereta Api (KA) Turangga dan KA Lokal Bandung Raya di Kampung Babakan DKA, Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung Jawa Barat, yang terjadi pada Jumat (5/1/24) pagi.

Rudy Susmanto menyampaikan rasa prihatin, karena akibat insiden kecelakaan tersebut menewaskan 4 orang pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) diantaranya, 2 Masinis, 1 Asisten Masinis, 1 Pramugara.

“Saya atas nama pribadi dan juga lembaga DPRD Kabupaten Bogor menyampaikan turut berdukacita yang mendalam atas peristiwa kecelakaan (KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya) tersebut,” kata Rudy Susmanto, Jumat (5/1/24).

“Semoga korban yang meninggal dunia diberikan tempat terbaik disisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Begitu juga korban luka-luka yang saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit diberikan kesembuhan,” sambungnya.

Rudy Susmanto berharap agar Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan juga pihak PT KAI dapat segera mengungkap penyebab peristiwa kecelakaan tersebut.

“Saya percaya pihak PT KAI dapat mengungkap faktor penyebab insiden kecelakaan tersebut, dan juga memberikan informasi yang seterang-terangya kepada masyarakat,” pungkas Rudy Susmanto.

Diberitakan sebelumnya, Korban tewas peristiwa kecelakaan Kereta Api (KA) Turangga dan KA Lokal Bandung Raya di Kampung Babakan DKA, Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung Jawa Barat, berhasil dievakuasi pada pukul 13:30 WIB siang tadi.

Korban tewas tersebut diantaranya 2 Masinis, 1 Asisten Masinis, 1 Pramugara, dengan total 4 orang korban tewas atas insiden kecelakaan tersebut.

Sebelumnya petugas kesulitan untuk mengevakuasi 1 orang masinis KA Turangga, yang memang kondisi korban terjepit diantara lokomotif kereta.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan hingga kini tidak ada korban jiwa yang menimpa penumpang. Dari total penumpang KA Turangga sebanyak 287 orang dan KA Commuterline sebanyak 191 penumpang, ada sekitar 22 penumpang yang luka ringan dan telah dibawa ke Rumah Sakit terdekat, untuk mendapat perawatan diantaranya, dibawa ke RSUD Cicalengka 18 orang, RS Edelweis 2 Orang, RS AMC 2 Orang.

KAI sangat berduka dan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya empat petugas KA, terdiri dari: Masinis, Asisten Masinis, Pramugara dan Security, akibat peristiwa Kecelakaan Kereta Api (KKA) antara KA Turangga relasi Surabaya Gubeng&Bandung, dan Commuterline Bandung Raya.

“Kami sangat berduka atas meninggalnya sejumlah petugas KA akibat kecelakaan tersebut. Kami sangat mengapresiasi jasa mereka yang telah berkontribusi terhadap perusahaan,” ucap EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji.(*/Wan)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

4 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

4 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

4 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

4 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

4 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

4 jam ago