(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Histori

KEMEGAHAN BANGUNAN BERSEJARAH OTTOMAN PERPADUAN DUA BERADABAN ISLAM DAN BARAT

JAKARTA – Kesultanan Utsmaniyah atau Kekaisaran Ottoman merupakan kerajaan Islam terbesar yang terkenal dengan keragaman dan kekayaannya. Namun, banyak informasi berharga yang masih tersembunyi dan tidak diketahui.

Salah fakta unik pada masa kejayaan Kesultanan Ustmaniyah adalah bangunan istananya. Karena, bangunan istana Turki Utsmani merupakan perpaduan dari dua peradaban, yaitu peradaban Arab Timur dan peradaban Balkan Barat.

“Istana-istana Utsmani dibedakan kemegahannya dan gaya arsitekturnya yang banyak dan beragam, karena dibangun dalam bentuk campuran antara peradaban Arab Timur dan peradaban Balkan Barat. Istana-istana Utsmaniyah juga unik karena mencakup banyak ruangan,” dikutip dari laman turkpress, Jumat (24/2/2023).

Pada masa kejayaan Islam, Istanbul adalah ibu kota Kesultanan Turki Usmani. Sebelumnya, kota ini bernama Konstantinopel yang merupakan ibu kota Kekaisaran Bizantium.

Di bawah Turki Usmani, Konstantinopel yang kemudian berubah nama menjadi Istanbul dibangun hingga menjadi salah satu pusat peradaban dunia.

Selain berhasil meluaskan wilayah, Turki Usmani pun menorehkan kemajuan di bidang arsitektur. Banyak masjid dan istana megah dibangun. Di antara istana Ottoman yang terkenal dengan kemegahan dan arsitekturnya adalah Istana Topkapi dan Istana Dolmabahce.

Istana Topkapi

Istana ini mulai dibangun pada 1453 oleh Sultan Muhammad II. Berdiri di atas lahan seluas 700 ribu meter persegi dan dikelilingi oleh tembok sepanjang lima kilometer, istana ini bisa disebut sebagai karya terbesar Turki Utsmani di ranah arsitektur.

Istana Topkapi mengusung gaya arsitektur khas Turki dengan taman-taman indah yang menghubungkan bangunan satu dengan lainnya. Sementara, bagian interiornya banyak dihiasi kaligrafi Alquran dan unsur dekorasi lainnya yang berasal dari berbagai penjuru dunia.

Istana Dolmabahce

Dibangun pada rentang waktu 1843-1856, istana ini berdiri megah di tempat yang strategis. Desain istana ini merupakan perpaduan antara baroque, rococo, dan neoklasik dengan gaya tradisional arsitektur Turki Usmani. Karena itu, Istana Dolmabahce merupakan sintesis baru dari perkembangan arsitektur.

Dolmabahce dibangun Sultan Abdul Majid I yang memerintah pada 1839 M- 1861 M. Dia kemudian menunjuk Haci Said Aga, arsitek terkemuka pada masa itu, sebagai penanggung jawab konstruksi. Sedangkan, pelaksanaan pembangunannya dipercayakan kepada arsitek Garabet Balyan.(*/Fa)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago