(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Berita Orbit

KETUA DPRD BOGOR : PEMBANGUNAN KOLAM RENANG DAN GIMNASIUM HENTIKAN BUDAYA MUTASI ATLET

CIBINONG – Keberadaan Kolam Aquatic, Gymnasium dan Dome Beladiri di Komplek Olahraga Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor sudah menjadi satu kebutuhan yang harus ada.

Pasalnya, Kolam Aquatic, Gymnasium dan Dome Beladiri bisa digunakan banyak cabor pendulang medali emas bagi Kabupaten Bogor. Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Sabtu (15/6/24).

Rudy Susmanto menegaskan, khusus untuk pembangunan Kolam Aquatic dan Gymnasium tentunya akan menjadi satu solusi yang tepat untuk menghentikan budaya mutasi atlet yang selama ini sudah jadi “Budaya” tiap menghadapi event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar.

Ia menegaskan, kalau terus menerus melakukan mutasi atlet, maka sulit lahir para atlet berkarakter juara dari Kabupaten Bogor.

Makanya, sambung Rudy Susmanto, membangun venue-venue baru seperti Kolam Aquatic, Gymnasium dan Dome Beladiri harus jadi prioritas untuk menopang sarana latihan dan pembinaan cabor-cabor yang ada di Kabupaten Bogor yang selama ini masih terkendala sarana jika Laga Tangkas dan Laga Satria ada event kejuaraan.

“Kami di DPRD Kabupaten Bogor akan kembali menata venue-venue apa saja yang harus menjadi prioritas dan akan berdampak pada lahirnya atlet-atlet potensial dan berkarakter juara dari rahim pembinaan sendiri,” tegas Rudy Susmanto.

Rudy Susmanto melanjutkan, Kolam Aquatic akan punya manfaat besar bagi cabor renang, selam dan Polo Air. Bahkan bisa digunakan untuk para atlet binaan cabor di KONI, NPCI dan SOIna.

Selain Kolam Prestasi, kata Rudy Susmanto, harus ada kolam pemanasan dan juga kolam bermain yang bisa untuk anak anak usia dini.

“Sedangkan Gymnasium bisa digunakan banyak cabor seperti Badminton, Hockey, Bola Tangan, Futsal, Bola Voli, Basket, Angkat Berat, Sepak Takraw. Selain itu bisa juga digunakan untuk kegiatan Konser Musik, Wisuda, Wedding, Pameran, dll,” paparnya.

Untuk Dome Beladiri, tambah Rudy Susmanto, harus difokuskan kepada cabor yang masuk rumpun beladiri seperti Pencak Silat, Karate, Taekwondo, Judo, Gulat, Tinju, Muaythai, Kick Boxing dll.

“Keberadaan venue-venue baru itu akan menjadikan tagline Sport and Tourism lebih tepat, karena akan banyak event berskala nasional dan internasional bisa digelar di Pakansari dan berdampak pada peningkatan PAD Kabupaten Bogor,” ungkapnhya. (As )

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

10 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

10 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

10 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

10 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

11 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

11 jam ago