(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Kesehatan

LIMA CARA WUJUDKAN KONEKSI BADAN DAN PIKIRAN

JAKARTA – Melatih pikiran bisa memperbaiki kesehatan fisik dan meningkatkan kesejahteraan hidup. Psikolog David Hamilton, penulis buku Your Mind Can Heal Your Body membagikan langkah mewujudkan koneksi itu, dikutip dari laman Psychologies berikut.

Latihan keyakinan
Ketika seseorang minum pil plasebo yang diyakini membuat beberapa perbaikan fisik, kepercayaan yang kuat bisa mengubah kondisi kimia otak yang merealisasikan efek serupa. Jangan remehkan harapan dan keyakinan yang bisa berdampak besar pada kondisi biologis.

Hamilton menyarankan untuk melatih kewaspadaan serta keyakinan tersebut. Misalnya, melakukan latihan sederhana seperti berjalan dengan bahu dan kepala tegak dan melangkah dengan percaya diri. Itu akan sangat berkorelasi dengan cara seseorang memandang dirinya sendiri dengan lebih positif.

Penguasaan emosi
Emosi bukan sekadar perasaan, tetapi terkait erat dengan bagian tubuh. Saat seseorang merasa bahagia, sedih, takut, stres, atau bersemangat, selalu ada reaksi serta sensasi tubuh berbeda yang perlu diperhatikan dengan saksama.

Mempelajarinya lebih banyak akan mendukung koneksi antara tubuh dan pikiran. Emosi dapat mengubah aliran darah, dapat meningkatkan atau menurunkan detak jantung, bahkan dapat mengubah produksi hormon tertentu menjadi naik atau turun.

Memetakan wilayah otak
Para peneliti di Universitas Graz di Austria menunjukkan bahwa pasien tetraplegik (mengalami kelumpuhan) dapat ‘berjalan dari pikiran’. Melakukan pemetaan wilayah otak bisa mengontrol karakter realitas virtual, bahkan memanipulasi lingkungan.

Cara mengembangkan kekuatan otak itu adalah memusatkan perhatian pada bagian tubuh tertentu dan aktifkan wilayah otak yang sesuai. Selama satu sampai dua menit sehari, fokus pada satu area tubuh, gerakkan, lenturkan, atau regangkan.

Mengendalikan imajinasi
Banyak kutipan motivasi yang mengatakan jika seseorang bisa memimpikan atau mengimajinasikan sesuatu, maka hal itu akan menjadi nyata. Hal itu ada benarnya, sebab otak memproses imajinasi sebagai situasi nyata.

Sebuah studi mengungkap bahwa membayangkan latihan angkat beban membuat seseorang lebih kuat dan membayangkan berlari membuat seseorang lebih cepat. Latihan visualisasi pun kerap diterapkan untuk pasien stroke.

Pikiran dan kekebalan tubuh
Berfokus pada stres serta pemicunya, bisa menurunkan kekebalan tubuh. Sebaliknya, fokus pada pikiran positif akan meningkatkannya. Pikiran dan imunitas saling memengaruhi, sehingga para pakar menyarankan untuk melatih pikiran agar imunitas terjaga.

Cara mengembangkannya, bayangkan sel-sel kekebalan tubuh beraksi menghancurkan virus atau bakteri saat mengidap sakit ringan seperti flu atau batuk. Tentunya, visualisasi itu harus dilakukan sambil minum obat yang diresepkan.(*/Nia)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

3 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

3 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

3 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

3 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

4 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

4 jam ago