(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Santap Ria

MAKAN KURMA BISA MENINGKATKAN KESEHATAN OTAK

JAKARTA – Jelang bulan Ramadan yang datang sebentar lagi, amat mudah menemukan kurma. Buah satu ini memang makanan wajib ada saat bulan puasa.

Kurma yang memiliki nama latin Phoenix dactylifera mengandung energi, serat, vitamin, dan mineralnya. Komponen ini pun memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh menurut United States Department of Agriculture (USDA).Tak cuma itu, berikut merupakan lima kebaikan yang dapat diperoleh dari makan kurma seperti dikutip dari Organic Facts.

Orangtua, Ini Tips Saat Anak Mulai Puasa di Bulan Ramadan
1. Sumber energi yang baik

Studi berjudul ‘The fruit of the date palm’ yang dipublikasikan Journal of Food Sciences and Nutrition menunjukkan bahwa kurma membantu seseorang mendapatkan kembali energi tubuhnya. Hal ini karena kurma mengandung nutrisi dan gula alami, yang membangkitkan rasa lesu menjadi semangat. Cocok dikonsumsi saat sahur atau berbuka puasa dengan air, jika merasa lelah.

2. Meningkatkan kesehatan otak

Studi yang dilakukan Musthafa Mohamed Essa dari Neural Regeneration Research, mengungkapkan bahwa kurma melindungi otak dari inflamasi/peradangan.

“Buah kurma adalah sumber serat makanan yang baik dan kaya akan fenolat total dan antioksidan alami seperti anthocyanin, asam ferulic, asam protocatechuic, dan asam caffeic.” jelas penelitian.
Hal ini dapat mencegah penyakit Alzheimer dan demensia.

3. Meredakan sembelit
Studi tahun 2005 yang dipublikasikan Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa serat dari kurma dapat membantu memperlancar pencernaan dan meredakan sembelit.

4. Mencegah penyakit jantung

Penelitian dari Journal of Agricultural and Food Chemistry tahun 2009 menyatakan bahwa mengonsumsi kurma yang kaya akan kalium, efektif dapat mengurangi kadar trigliserida dan mengurangi stres oksidatif. Kedua hal ini merupakan faktor risiko dari penyakit jantung serta stroke.

5. Meringankan diare yang parah

Menurut sebuah artikel dari Columbia University Medical Center, AS, kurma dapat membantu mengisi elektrolit yang hilang dari tubuh karena diare kronis. Berkat kandungan kalium dan serat kurma yang tinggi, konsumsi kurma juga melancarkan pencernaan dan meringankan diare.(*/Iw)

Redaksi

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

9 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

9 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

10 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

10 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

10 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

10 jam ago