(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Histori

MASJID AL AQSA TEMPAT HIJRAH PARA NABI DAN RASUL DI DALAM ALQURAN

Al-Aqsa atau Bait al-Maqdis merupakan masjid yang agung lagi diberkahi dan memiliki kedudukan yang tinggi pada jiwa setiap muslim. Tempat ini juga menjadi tujuan hijrahnya para Nabi dan Rasul, termasuk Nabi Sulaiman alaihissalam.

Allah SWT telah menjelaskan bahwa masjid al-Aqsa adalah tempat hijrahnya para Nabi dan Rasul di dalam kitab suci Alquran. Selain menjadi tempat hijrahnya Nabi Ibrahim alaihissalam dan Luth alaihissalam, Baitul Maqdis juga menjadi tujuan Nabi Sulaiman alaihissalam.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَلِسُلَيْمَٰنَ ٱلرِّيحَ عَاصِفَةً تَجْرِى بِأَمْرِهِۦٓ إِلَى ٱلْأَرْضِ ٱلَّتِى بَٰرَكْنَا فِيهَا ۚ وَكُنَّا بِكُلِّ شَىْءٍ عَٰلِمِينَ

Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. Al-Anbiya ayat 81)

Berdasarkan Tafsir Al-Muyassar, maksud dari ayat ini, yakni

Dan Kami menundukkan bagi Sulaiman angin yang bertiup kencang yang dapat membawa dirinya dan orang-orang yang bersamanya, yang berhembus dengan perintah-Nya menuju negeri Baitul Maqdis di Syam yang Kami curahkan keberkahan padanya dengan berbagai macam kebaikan yang banyak. Dan sungguh ilmu Kami meliputi segala sesuatu.

Sementara Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah menjelaskan surat Al-Anbiya ayat 81,

Dan Kami tundukkan bagi Sulaiman angin yang berhembus kencang, agar angin itu berhembus sesuai perintahnya menuju negeri Syam yang telah Kami berkahi dengan berbagai sumber daya alam dan buah-buahan. Dan Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.

Nabi Sulaiman Alaihissalam diberi oleh Allah SWT kekuasaan yang tidak diberikan kepada siapa pun sesudah beliau. Salah satu kelebihan Sulaiman adalah kemampuannya mengendalikan angin.

Nabi Sulaiman bisa berpindah sangat cepat dari satu negeri ke negeri yang lain dengan mengendarai angin. Perjalanan beliau dengan angin dari pagi sampai tengah hari sama dengan perjalanan sebulan dengan onta yang cepat.

Begitu juga perjalanan dari tengah hari sampai sore sama dengan perjalanan sebulan dengan mengendarai onta yang cepat. Jika paginya Sulaiman berada di Baitul Maqdis, siangnya beliau sudah berada di Estakhar, sebuah kota kuno di Provinsi Fars, Iran Selatan.

Sore beliau bisa balik lagi ke Baitul Maqdis. Hasan al-Bashri menyatakan, sebagaimana dikutip Ibn Katsir dalam Qashash al-Anbiya, pagi-pagi Sulaiman ada di Damaskus, kemudian beliau makan siang di Estakhar, dan bermalam di Kabul. Masing-masing kota itu kalau dengan unta memerlukan waktu perjalanan sebulan.(*/Tian)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago