(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Kesehatan

MAU HIDUP SEHAT, JALANI 3 PILAR INI

JAKARTA – Sangat penting dalam kehidupan untuk menjaga kesehatan lahir maupun batin agar selalu tetap menikmati kehidupan ini . Hidup sehat bisa dilakukan dengan menerapkan kebiasaan baik dan dimulai dari diri sendiri atau keluarga.

Adapun cara mudah dalam mewujudkan hidup sehat adalah dengan menerapkan tiga pilar yang diharapkan dapat menjawab tantangan masyarakat untuk memiliki gaya hidup yang lebih sehat.

Nutrifood Research Center Rendy Dijaya Muliadi menjelaskan, tiga pilar hidup sehat terdiri atas istirahat, pola makan, dan olahraga.

Idealnya istirahat 7-9 jam sehari sehingga dapat mengoptimalkan detoksifikasi, pertumbuhan, serta penyembuhan.

Jedakan waktu tidur dan olahraga minimal 1 jam untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.

“Kurang tidur menyebabkan meningkatkan risiko penimbunan lemak sehingga risiko obesitas, meningkatkan risiko penyakit, menurunnya performa kekuatan otot dan kadar hormon penting untuk pembentukkan otot, meningkatkan gejala depresi, gangguan mood, dan kognitif,” jelas Rendy dalam kegiatan “Nutriclass” pada Selasa (23/6).

Sementara itu, untuk pola makan seimbang, Kementerian Kesehatan RI menyarankan untuk menerapkan konsep “Piring Makanku”. Pola makan ini terdiri dari sumber makronutrisi yang dikonsumsi lebih banyak dalam hitungan gram, dan mikronutrisi dikonsumsi lebih sedikit dalam jumlah miligram.

Penting juga untuk minum air untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

“Makronutrisi terdiri dari karbohidrat yang dapat menjadi sumber energi utama, protein bahan pembentuk jaringan, dan lemak sebagai sumber energi cadangan. Mikronutrisi berupa vitamin sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas serta mineral untuk produsen energi,” kata Rendy.

“Air berfungsi menjaga suhu tubuh, metabolisme, mengatur konsentrasi, dan performa olahraga. Cukupi kebutihan air harian sekitar 2 liter per hari,” sambungnya.

Di sisi lain, olahraga direkomendasikan sesuai dengan kebutuhan. Di mana 150 menit untuk olahraga intensitas moderat atau sedang seperti menyapu, mengepel, menari, dan zumba. Sementara untuk olahraga intensitas vigorous atau tinggi cukup 75 menit seperti basket, lari, berenang, dan sepeda.

Selain itu, semua orang dewasa juga dianjurkan melakukan aktivitas penguatan otot seperti yoga, olahraga angkat berat, atau membawa belanjaan berat.

“Olahraga rutin dapat menjaga kinerja kognitif, mengurangi risiko depresi, manajemen berat badan, mengurangi risiko penyakit, memperkuat tulang dan otot, serta memperpanjang harapan hidup,” pungkasnya.(*/Ni)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

1 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

2 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

2 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

2 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

2 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

2 jam ago