(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
JAKARTA – Twitter Kementerian Kesehatan Malaysia viral menyebut nasi tidak boleh dipanaskan berulang karena bisa menyebabkan keracunan makanan. Netizen membicarakan bagaimana nasi bisa menjadi beracun karena dipanaskan.
“Nasi yang ditinggalkan dlm suhu bilik lebih 4 jam menyebabkan spora yg ada dlm nasi itu aktif semula. Dan ini menyebabkan pembiakan bakteria bacilus cereus sehingga menghasilkan toksin beracun,” tulis akun Twitter @KKMPutrajaya menyebut hal yang menyebabkan bahaya pada nasi.
Mengenai anggapan nasi beracun, beberapa lembaga kesehatan sudah pernah meluruskan bahwa bukan aksi pemanasannya yang jadi penyebab bahaya. National Health Service (NHS) Inggris misalnya menegaskan bahwa nasi tidak serta-merta berubah jadi racun ketika dipanaskan.
“Iya kamu bisa keracunan saat memakan nasi yang dipanaskan. Tapi bukan tindakan memanaskannya yang jadi penyebab masalah, melainkan bagaimana nasi itu disimpan sebelum akhirnya dihangatkan,” tulis NHS di situs resminya.
Racun dari bakteri bacillus cereus diketahui tahan panas sehingga tidak akan hilang ketika nasi dipanaskan. Racun bakteri ini diketahui dapat menyebabkan muntah atau diare.
Berikut beberapa tips agar nasi tetap sehat dikonsumsi:
1. Sajikan atau dinginkan nasi segera setelah dimasak.
2. Simpan nasi di dalam lemari es tidak lebih dari 1 hari sampai panas kembali.
3. Saat memanaskan kembali nasi, selalu periksa apakah hidangan itu masih panas sampai habis.
4. Jangan memanaskan nasi lebih dari satu kali.(*/Ni)
Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…
JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…
JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…
DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…
JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…
JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…