(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Histori

NIAT CELAKAI RASULULLAH , SURAQAH JUSTRU MASUK ISLAM

Suraqah bin Malik awalnya ingin mencelakai Rasulullah SAW dengan memberitahu lokasi persembunyian Nabi. Petinggi Quraisy mengadakan saembara siapa pun orang yang menemukan Nabi Muhammad akan diberikan imbalan 100 ekor unta.

“Suraqah bin Malik sangat menginginkan hadiah itu. Dia yakin akan berhasil menemukan Rasulullah karena kelebihan yang dimilikinya,” kata Aan Wulandari dalam bukunya Kisah Istimewa Asmaul Husna.

Aan Wulandari mengatakan Suraqah bin Malik adalah seorang penunggang kuda yang andal dan ahli mencari jejak. Atas kelebihan yang dimilikinya ia bersemangat mencari Rasulullah demi mendapatkan hadiah 100 ekor unta.

Suraqah menyiapkan budak terbaiknya, lengkap dengan baju besi dan tombak. Dengan semangat membara dia memacu kudanya secepat mungkin. Dia mengejar Rasulullah SAW yang telah meninggalkan kota Makkah secara diam-diam.

“Sehingga luput dari rencana pembunuhan oleh kaum musyrikin Quraisy,” katanya.

Di tengah jalan, tiba-tiba kudanya terjerembab, Suraqah terlempar dari punggung kuda. Suraqah mulai pesimis, tak biasanya kuda terbaiknya seperti ini. Namun, dia tetap melanjutkan pengajaran. Belum jauh berlari, lagi-lagi kudanya tersandung, Suraqah terpelanting.

“Suraqah kembali memacu kudanya, hingga terlihat Rasulullah di depannya,” katanya.

Saat itulah kudanya terperosok lagi, masuk ke dalam tanah berkali-kali. Suraqah menghela kudanya, tapi kaki kuda seolah terpaku dalam tanah. Suraqah berteriak memanggil Rasulullah. Dia memohon agar Rasulullah berdoa untuk keselamatan kudanya.

“Rasulullah pun berdoa dan Allah mengabulkan doa beliau,” katanya.

Setelah doa itu, akhirnya kuda Suraqah bisa bebas. Setelah bebas itu rupanya Suraqah belum jera. Nafsu dunia kembali merasuki hatinya. Dia memacu kudanya mendekati Rasulullah SAW lagi.

Namun, kuda Suraqah terbenam dalam tanah, bahkan lebih dalam lagi. Pada saat itu Suraqah kembali memohon agar didoakan lagi. Dia berjanji akan menyerahkan semua bekal dan senjatanya kepada Rasulullah. Ia juga berjanji akan melindungi dari orang-orang yang mengejar Rasulullah.

Rasulullah dan Abu Bakar menolak bekal Suraqah. Mereka hanya meminta agar Suraqah merahasiakan posisinya. Kaki kuda Suraqah pun terbebas.

“Suraqah meyakini kebenaran Islam ketika Rasulullah senantiasa berada dalam penjagaan Allah.(*/Fir)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago