(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan proyek jalur ganda kereta api lintas Cigombong-Cicurug dapat selesai pada November 2019.
“Ini diharapkan bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat bagi industri yang membuat kesejahteraan Sukabumi semakin hebat,” kata Menhub dalam keterangannya, Jumat (5/4/2019).
Usai gelar rapat dengan PT. Kereta Api Indonesia dan PT. Kereta Commuter Indonesia, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi langsung meninjau progres pembangunan jalur ganda (double track) KA Bogor-Sukabumi tepatnya pada lintasan Cigombong-Cicurug.
“Dengan adanya upaya melakukan revitalisasi jalan dan double track itu sebanyak 7,5 kilometer maka kereta api yang saat ini 6 gerbong bisa menjadi 8-9 gerbong. Kami sudah menghibahkan lokomotif kepada PT. KAI artinya kapasitasnya akan dinaikkan 2 kali lipat jadi baik penumpang maupun barang bisa naik 3 kali lipat,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut Menhub mengapresiasi seorang warga setempat, Bapak Haji Fauzi Suparman yang telah menghibahkan tanah miliknya untuk mendukung proyek double track kereta api.
“Baru kali ini ada tanah dari rakyat (dihibahkan) buat pemerintah. Makasih Pak Haji Fauzi Suparman, saya bayangkan Bapak ini seperti beramal ke Masjid setiap masyarakat yang lewat sini, Bapak dapat pahala,” ungkap Menhub.
Menhub menyebut tanah hibah dari warga ini nantinya akan digunakan sebagai akses jalan bagi warga masyarakat sekitar lokasi proyek pembangunan double track. Ditargetkan akses jalan ini akan selesai pada Oktober tahun ini. Selain membangun jalur ganda Bogor-Sukabumi, dijelaskan Menhub nantinya Kementerian Perhubungan juga akan membangun jalur kereta api ke arah Bandung.
Oleh karena itu Menhub mendorong masyarakat Sukabumi untuk membangun daerah-daerah yang dapat menjadi destinasi wisata di Sukabumi.
Dengan begitu diharapkan akan menambah peluang kesempatan kerja bagi masyarakat Sukabumi. “Kalau dulu orang Jakarta ke Bandung saja, nanti kalau sudah siap pasti bisa ke Sukabumi. Bangunlah vila tempat-tempat menarik sehingga begitu infrastruktur jadi ini bisa jadi destinasi wisata,” jelasnya.(*/Di)
JAKARTA - HIV masih sering dikaitkan dengan berbagai anggapan yang keliru, terutama soal bagaimana virus…
JAKARTA - Ciri-ciri suami sayang istri kerap menjadi perbincangan di media sosial. Namun, kasih sayang…
JAKARTA - Masalah dalam pernikahan merupakan hal yang sulit dihindari. Setiap pasangan bisa menghadapi konflik,…
Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…
JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…
JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…