(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Histori

PETIR DAN GUNTUR, BUKTI KEAJAIBAN CIPTAAN ALLAH TA’ALA

Fenomena petir dan guntur merupakan salah satu bukti kebesaran Allah ‘Azza wa Jalla. Tak hanya makhluk bernyawa, Allah Ta’ala juga kuasa mengatur dan menggerakkan benda mati sesuai kehendak-Nya.

Gejala alam seperti petir dan gemuruh pada musim hujan merupakan satu dari banyak ciptaan-Nya yang layak direnungi dan diambil pelajaran. Bagaimana langit mengeluarkan suara dan kilatan hingga mengeluarkan hujan adalah salah satu keajaiban ciptaan Allah Ta’ala.

Untuk diketahui, petir adalah kilatan listrik di udara disertai bunyi gemuruh karena bertemunya awan yang bermuatan listrik positif dan negatif. Sedangkan guntur adalah suara menggelegar di udara disebabkan oleh halilintar.

Terkait fenomena petir dan guntur ini, Dewan Syura Majelis Rasulullah (MR) Al-Habib Nabiel bin Fuad Al-Musawa menyampaikan sebuah ayat dalam Al-Qur’an. Allah Ta’ala berfirman:

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ يُزْجِى سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهُۥ ثُمَّ يَجْعَلُهُۥ رُكَامًا فَتَرَى ٱلْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَٰلِهِۦ وَيُنَزِّلُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مِن جِبَالٍ فِيهَا مِنۢ بَرَدٍ فَيُصِيبُ بِهِۦ مَن يَشَآءُ وَيَصْرِفُهُۥ عَن مَّن يَشَآءُ ۖ يَكَادُ سَنَا بَرْقِهِۦ يَذْهَبُ بِٱلْأَبْصَٰرِ

“Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan”. (QS An-Nur Ayat 43)

Habib Nabiel menerangkan, hujan di siang hari sampai sore hari adalah sebab terbentuknya daerah konvergen atau tempat berkumpulnya massa udara yg membentuk awan konvektif.

Awan konvektif menjadi awan Cumulonimbus (Cb) yang menyebabkan hujan lebat turun disertai petir. Bahkan juga pertanda munculnya angin puting-beliung (gust) pada awan Cumulonimbus yang tiba-tiba menjadi gelap.

Teori sederhananya, udara yang dipanaskan oleh matahari naik membawa molekul-molekul air yang menguap di dalamnya. Ketika udara yang naik ini mencapai ketinggian 2 sampai 3 km, udara tesebut bersentuhan dengan lapisan udara dingin.

Saat kenaikan udara, kristal-kristal es yang terbentuk dalam awan melepaskan energi listrik statis yang terbentuk sebab pergesekan. Energi listrik ini mengandung unsur positif (+) di lapisan atas awan dan unsur negatif (-) di lapisan bawah. Ketika awan cukup terisi untuk mengionisasi udara, petir pun meledak.

Energi yang dilepas oleh 1 petir lebih besar dari seluruh pusat pembangkit tenaga listrik. Suhu dijalur yg dilalui petir bisa mencapai 10.000 derajat Celsius. Suhu dalam pelebur besi saja antara 1.050-1.100 derajat Celsius. Panas sambaran petir terkecil bisa mencapai 10 kali lipatnya.

“Panas yang luar biasa ini berarti bahwa petir bisa dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi. Laa hawla walaa quwwata illa billaah (tak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah),” demikian penjelasan Habib Nabiel melalui akun IG @habib_nabiel_almusawa.(*/Fir)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago