(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Kesehatan

RUMAH JADI BENTENG KELUARGA DI MASA PANDEMI COVID-19

JAKARTA – Di masa pandemi Covid-19 sekarang saat ini, menjalankan protokol kesehatan dengan ketat serta tinggal di lingkungan dan hunian sehat menjadi solusi terbaik bagi masyarakat. Rumah terbukti menjadi tempat teraman dan ternyaman di tengah-tengah eskalasi penyebaran virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) penyebab Covid-19 yang sudah menjadi pandemi global.

“Konsep ‘rumah’ tidak sebatas bangunan fisik saja. Rumah adalah ‘benteng’ new normal, tempat kita mengisi kembali energi dan menjernihkan pikiran setelah bekerja serta menjadi tempat berlindung terbaik bagi keluarga,” ujar pendiri dan Chief Executive Officer PT Intiland Development Tbk Hendro S Gondokusumo, di acara webinar “Hidup Sehat: Jantung Sehat & Covid-19: The Dos and The Don’ts”, yang disimak di Jakarta, Jumat (20/8).

Saat sebagian besar orang harus menghabiskan waktu di kediamannya untuk bekerja di rumah, maka pemilihan lokasi, kondisi lingkungan, dan fasilitas pendukung yang tersedia menjadi faktor krusial.

Hendro mengatakan, lingkungan dan hunian sehat sebagai wahana efektif untuk berlindung, khususnya bagi masyarakat usia lanjut seperti dirinya yang relatif lebih rentan dan memiliki risiko tinggi terhadap penularan Covid-19.

Pendapat senada disampaikan oleh dr Nikolas Wanahita. Menurut Nikolas, tinggal di lingkungan yang baik serta menempati hunian sehat dan nyaman sangat membantu sebagai tempat berlindung dalam menghadapi masa pandemi seperti saat ini.

Nikolas juga mengingatkan pentingnya menjaga protokol kesehatan secara ketat dengan menjalankan langkah-langkah preventif. Penggunaan masker dan menjaga jarak adalah cara termudah untuk melindungi diri dan keluarga di masa pandemi.

Nikolas mengatakan, penerapan protokol kesehatan serta menjaga daya tahan tubuh dengan senantiasa menjalankan pola hidup sehat, asupan gizi yang baik, rutin berolahraga, menghindari stres, serta istirahat yang cukup adalah kunci dalam mencegah diri terinfeksi Covid-19.

Faktor penting lainnya ialah memahami secara benar pola-pola penularan di masa pandemi dan risiko-risiko utama, khususnya bagi kelompok masyarakat berisiko tinggi, seperti penderita penyakit jantung, darah tinggi, dan penyakit degeneratif lainnya.(*/Ni)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

22 menit ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

29 menit ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

37 menit ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

44 menit ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

55 menit ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

1 jam ago