(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Tempat Asik

TAMAN INDIE, MENYANTAP DITENGAH ALAM DAN TRADISI MALANG

MALANG – Kota Malang memiliki berbagai tempat makan yang memiliki konsep terbuka, menyatu dengan alam.

Salah satunya Taman Indie, restoran dengan nuansa sejuk dan nyaman, dikelilingi dengan kehijauan rumput dan pohon-pohon yang rindang.

Taman Indie memiliki bale-bale, agar para pengunjung menikmati santapan dengan nuansa tradisional.

Mengunjungi Taman Indie, tidak hanya sekadar memberi pengalaman kuliner. Namun kita bisa merasakan bagaimana menjadi petani dan bercocok tanam padi di sawah, di samping aliran Sungai Bango.

Sebagai salah satu tempat nongkrong berkonsep tradisional Jawa, Taman Indie membuat pengunjung betah.

Menikmati makanan di bale-bale
Begitu memasuki Taman Indie, kita akan disambut dengan pepohonan yang rindang. Meski begitu taman di sekelilingnya bersih, nyaris tidak ada daun yang tertinggal di tanah.

Memasuki joglo atau bagian utama restoran, mulai terlihat bale-bale dan bangunan joglo yang menjorok hingga ke arah sawah. Bentuk bangunan joglonya ada berbagai macam. Ada yang dapat menampung empat orang, hingga bisa untuk 20 pengunjung.

Di setiap pojok bale ataupun joglo, terdapat pohon-pohon kamboja menambah suasana alam pedesaan makin kental.

Soal makanan, jangan khawatir. Restoran tersebut lebih banyak menyajikan menu-menu Nusantara dengan cita rasa yang tidak kalah nikmat dengan racikan di daerah aslinya. Dijamin cocok di lidah.

Menu Nasi Gudeg asal Yogyakarta, misalnya, yang dihidangkan di atas piring beralaskan daun pisang.

Rasanya spesial dan nendang di lidah. Nasinya yang wangi ditambah krecek empuk, ayam opor, ditambah dadar jagung goreng, membuat lidah tak berhenti untuk menikmatinya.

Lalu ada Bakmi Anglo yang memang dimasak di atas anglo. Ditaburi telur orak arik, daging, dan ketimun, dijamin kelezatannya tidak kalah dengan menikmati kuliner bakmi di Solo.

Kalau beruntung, kita dapat merasakan suasana lain dalam event-event yang diadakan resto itu.

Acara Pasar Malam Tempo Doeloe, misalnya. Di event ini, pengunjung bisa menikmati beraneka ragam makanan dan minuman tradisional, seperti aneka sate, sego kucing, rujak cingur, bubur Madura, wedang tape, wedang uwuh, es lilin dan masih banyak lagi lainnya.

Tak ketinggalan ada hiburan rakyat seperti aneka macam permainan tempo doeloe yang bisa digunakan pengunjung, layar tancap dan alunan live musik di panggung pasar malam. Untuk yang hobi berfoto, banyak spot yang menarik juga loh.(*/Dan)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago