(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
JAKARTA – Memasuki era tatanan kenormalan baru atau new normal
bisnis perhotelan mulai menggeliat walaupun tingkat penyewaan kamar atau okupansi belum signifikan. Seperti yang dialami oleh salah satu hotel di DKI Jakarta yakni Santika Premiere Hayam Wuruk.
Menurut Public Relations Officer HotelSantika Premiere Hayam Wuruk Jakarta Lili Julianda menyampaikan bahwa tingkat okupansi sudah mulai meningkat dibandingkan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Okupansi sudah start 30%, namun fluktuatif. Fluktuasi okupansi, naik turun, itu sudah lumrah di perhotelan,” ujar dia , di Jakarta, Rabu (1/7/2020).
Dia mengungkapkan rata-rata tamu pengunjung sehari mencapai sebanyak 35-40 orang. Adapun jenis tamunya pun beragam ada yang pribadi atau dari aktivitas dinas pemerintahan.
“Jadi ada yang tujuannya kerja, ada yang tujuannya pribadi,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya penularan virus corona, pihaknya secara ketat menerapkan protokol kesehatan sesuai yang diamanatkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Protokol kesehatan tidak hanya diterapkan kepada tamu hotel tapi juga seluruh karyawan hotel.
“Untuk harga kamar, kami juga sesuaikan dengan kondisi. Kami juga buatkan promo-promo spesial untuk para tamu,” ungkapnya.(*/Dan)
Kekayaan dalam pandangan Islam merupakan bentuk rahmat serta amanah yang dapat dijadikan sarana memperbanyak amal…
JAKARTA - HIV masih sering dikaitkan dengan berbagai anggapan yang keliru, terutama soal bagaimana virus…
JAKARTA - Ciri-ciri suami sayang istri kerap menjadi perbincangan di media sosial. Namun, kasih sayang…
JAKARTA - Masalah dalam pernikahan merupakan hal yang sulit dihindari. Setiap pasangan bisa menghadapi konflik,…
Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…
JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…