(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Berita Orbit

TEMPAT REKREASI MURAH MERIAH, SITU GINTUNG KONDISI MEMPRIHATINKAN

CIPUTAT – Kondisi tempat penampungan air Situ Gintung memprihatinkan sebagian pinggir jogging trak yang ada sama sekali tak terawatt dengan baik karena tumbuh rumput dan batang pohon yang melintang di atasnya termasuk areal taman tugu prasasti banyak coretan.

Kondisinya sekarang terkesan terbengkalai dan dibiarkan begitu saja sehingga program Pemkot Tangsel kawasan yang tadinya bakal dijadikan tempat rekreasi, sarana olah raga dan tempat bermain warga sama sekali tak terlihat, kata Ny. Narti, warga Ciputat.

“Sangat disayangkan kalu dibiarkan begini terus dikhawatirkan bakal bertambah rusak dan sulit memperbaiki serta merawatnya,” kata ibu tiga anak yang bermukim tak jauh dari kawasan Situ Gintung, Ciputat.

Hal senada juga dikatakan Ujang, pedagang gorengan, di sekitar pintu air Situ Gintung, sekarang sudah tak ada lagi sarana bermain seperti delman, odong-dong dan lainnya karena tak layak untuk dipergunakan sarana bermain serta rekreasi.

Lokasi ini tepatnya, tambah dia, hanya dipergunakan untuk rekreasi bagi warga yang gemar atau suka memancing di sekeliling Situ Gintung. “Setiap hari memang ada saja orang yang memancing di areal ini khususnya dipinggir situ,” tuturnya sambil menambahkan sekitar pintu air, tugu prasasti maupun jalan yang ada di pinggir situ kalau malam hari gelap tak ada lampu penerangan.

Kawasan yang pernah digadang-gadang sebagai tempat rekreasi keluarga kini terkesan sama sekali tak terawatt dan terpelihara dengan baik. Sekeliling Situ Gintung seluas 22 Ha yang menggunakan kon blok hampir sebagian besar pinggiran lahan ditumbuhi rumput liar.

Belum lagi tugu prasasti yang terbuat dari baja putih terkesan sama sekali tak ada perawatan dan pemeliharaan. Batu prasasti yang dulu sempat terpasang di dekat tugu hilang dan diganti dengan sejumlah coretan oknum tak bertanggung jawab.
Hal ini harus menjadi perhatian semua pihak agar bisa menjadi tempat wisata yang menarik.(*/Dhan)

Redaksi

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

10 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

10 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

10 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

11 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

11 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

11 jam ago