(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Orbiters

TIRTA KAHURIPAN : KALDER AIR MANCUR, JEJAK SEJARAH DISTRIBUSI AIR BERSIH

BOGOR – Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Tedi Kurniawan, menegaskan bahwa Kelder Air Mancur adalah salah satu penanda penting dalam sejarah distribusi air bersih di Bogor. Dibangun sejak tahun 1922, bangunan ini kini telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor.

Menurut Tedi, dahulu mata air Ciburial yang mengalir melalui Kelder Air Mancur mampu melayani wilayah yang cukup luas, mulai dari Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor hingga Jakarta. Saat ini, alirannya difokuskan untuk masyarakat Kabupaten Bogor dan sebagian Kota Bogor melalui jaringan Tirta Kahuripan.

“Sejak awal, fungsi kelder adalah sebagai indikator ketinggian air sekaligus pengendali debit. Dari titik ini pula air dialirkan menuju Istana Bogor hingga Istana Jakarta, yang kemudian dikenal sebagai Overloop Kelder Obelisk,” ungkap Tedi di Bogor, Minggu.

Ia menambahkan, penetapan sebagai cagar budaya adalah cara untuk memastikan bangunan ini tetap terjaga, sekaligus menjadi bukti bahwa tata kelola air sudah diperhatikan sejak masa kolonial dan tetap relevan hingga sekarang.

Peresmian Kelder Air Mancur sebagai cagar budaya dilakukan bersama oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, ditandai dengan penandatanganan prasasti. Acara tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda Kota dan Kabupaten Bogor, DPRD Kabupaten Bogor, TNI-Polri, Perumda Tirta Kahuripan, serta masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menekankan bahwa Kelder Air Mancur bukan hanya bernilai sejarah, tetapi juga melambangkan sinergi antardaerah dalam menjaga warisan sekaligus sumber kehidupan.

“Dengan status cagar budaya, manfaatnya bisa terus dirasakan hingga anak cucu kita. Bangunan ini punya nilai sejarah, budaya, sekaligus peran besar dalam mendukung kehidupan masyarakat dan perekonomian,” ujar Rudy.

Senada, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata keterikatan sejarah antara Kota dan Kabupaten Bogor.

“Kelder Air Mancur adalah saksi perjalanan penyediaan air bersih untuk masyarakat. Alhamdulillah, hingga hari ini bangunan ini masih berfungsi, dan kini resmi menyandang status sebagai cagar budaya,” kata Dedie.(*/Angg)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago