(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Jalan Jalan

TOBAT DAN HARAPAN

Terus bertobat, beristighfar, dan jangan pernah terlintas di benak untuk berputus asa.

Sering kali seseorang mengulang siklus ini: berdosa, bertobat, lalu kembali berbuat dosa hingga timbul kejenuhan dan keletihan. Di saat itu, hati terasa sempit dan takut dirinya telah menjadi seorang munafik. Malangnya, sering kali setan mengembuskan waswas bahwa tobat kita hanyalah kedustaan sehingga menyeret kepada keputusasaan.

Mari kita mengingat kembali sabda Rasulullah: “Ada seorang hamba yang berbuat dosa lalu ia berkata: ‘Ya Rabbi, aku telah berbuat dosa, ampunilah aku.’ Lalu Allah berfirman: ‘Hambaku mengetahui bahwa ia memiliki Rabb yang mengampuni dosa.’ Lalu dosanya diampuni.

Dan berjalanlah waktu, lalu ia berbuat dosa lagi. Ketika berbuat dosa lagi ia berkata: ‘Ya Rabbi, aku telah berbuat dosa lagi, ampunilah aku.’ Lalu Allah berfirman: ‘Hambaku mengetahui bahwa ia memiliki Rabb yang mengampuni dosa.’ Lalu dosanya diampuni.

Dan berjalanlah waktu, lalu ia berbuat dosa lagi. Ketika berbuat dosa lagi ia berkata: ‘Ya Rabbi, aku telah berbuat dosa lagi, ampunilah aku.’ Lalu Allah berfirman: ‘Hambaku mengetahui bahwa ia memiliki Rabb yang mengampuni dosa.’ Lalu dosanya diampuni.

Lalu Allah berfirman: “Aku telah ampuni dosa hamba-Ku, maka hendaklah ia berbuat sesukanya.” (HR Bukhari).

Ibnu Rajab al-Hanbali pernah berkata, “Umar bin Abdul Azizi berkata, ‘Wahai manusia, barang siapa yang berkubang dalam dosa, maka beristighfarlah kepada Allah dan bertobat. Kalau kembali (berdosa), maka memohonlah ampun kepada Allah dan bertobat. Kalau kembali lagi, hendaknya beristighfar dan bertobat. Karena sesungguhnya ia adalah kesalahan-kesalahan dibelitkan di pundak seseorang. Sesungguhnya kebinasaan ketika terus-menerus (melakukannya). (Jami’ul Ulum wal Hikam).

Adapun tiupan waswas untuk berputus asa, simak perkataan Hasan al-Basri ini, “Apakah salah satu di antara kami tidak merasa malu dari Rabb-Nya, memohon ampunan dari dosa-dosanya kemudian diulangi lagi, beristighfar kemudian diulangi lagi? Beliau [Hasan al-Basri] mengatakan, ‘Setan berharap kalau menang dari kamu semua dengan ini, maka jangan bosan dengan istighfar.”

Dan tatkala datang ketakutan bahwa hati telah munafik, maka bergembiralah, sebab Hasan al-Basri pun pernah berkata, “Orang yang khawatir terjatuh pada kemunafikan, itulah orang mukmin. Yang selalu merasa aman dari kemunafikan, itulah senyatanya munafik.” (Jami’ul ‘Ulum wal Hikam).

Di atas semua itu, mari hafalkan dan terus ingat akan firman Allah, “Katakanlah, ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.’” (QS az Zumar: 53).

Terus bertobat, beristighfar, dan jangan pernah sekali pun terlintas di benak untuk berputus asa meski air mata telah mengering. (*/Ridz)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago