(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Sport

5 OLAHRAGA YANG AMAN UNTUK PENDERITA PENYAKIT JANTUNG

JAKARTA – Ibarat buah simalakama, penderita penyakit jantung mesti berolahraga untuk mencegah keparahan. Namun di sisi lain, jika salah memilih olahraga, maka dapat berbahaya untuk pasien penyakit jantung. Oleh karena itu, pilih olahraga yang aman untuk penderita jantung.

Olahraga yang tepat bagi pemilik masalah kardiovaskular dapat mempercepat pemulihan, meningkatkan fungsi jantung, memperkuat sistem kardiovaskular, meningkatkan sirkulasi oksigen, menurunkan tekanan darah, dan menjaga kadar kolesterol.

Olahraga yang terbilang aman ini mesti mempertimbangkan frekuensi, intensitas, durasi, dan jenis olahraga.

Lihat juga: Pengaruh Puasa Terhadap Imunitas Tubuh Hadapi Virus Corona
Penderita penyakit jantung disarankan berolahraga dengan frekuensi 5 kali seminggu dengan total 150 menit atau atau 30 menit setiap hari. Olahraga yang disarankan adalah olahraga dengan intensitas rendah ke sedang.

Dikutip dari Medical Encyclopedia, jenis olahraga yang aman adalah olahraga aerobik yang dapat merangsang aktivitas jantung. Mulai lah olahraga dengan peregangan dan akhiri dengan pendinginan untuk mencegah cedera.

Lakukan pula olahraga di saat cuaca tidak panas dan ketika masih memiliki banyak energi, misalnya di pagi hari. Saat berolahraga, jangan memaksakan diri dan pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Berikut lima olahraga yang aman untuk penderita jantung:

1. Berjalan
Berjalan santai selama 30 menit dapat menjadi olahraga yang baik untuk pemilik masalah kardiovaskular, terutama bagi orang lanjut usia. Berjalan mengaktifkan seluruh tubuh dan memacu kerja jantung.

2. Jogging
Jogging adalah berlari-lari kecil dengan santai. Intensitas olahraga ini lebih tinggi dibandingkan berjalan. Jogging dapat memacu aktivitas jantung dengan baik.

3. Berenang
Berenang juga merupakan aktivitas aerobik yang disarankan untuk penderita penyakit jantung. Olahraga di dalam air dapat mengaktifkan saraf-saraf motorik dengan baik.

4. Bersepeda
Penderita penyakit jantung juga dapat bersepeda dengan santai untuk memacu kinerja jantung. Bersepeda dapat meningkatkan detak jantung dan membakar kalori.

5. Senam
Senam aerobik juga dapat menjadi olahraga alternatif untuk penderita penyakit jantung. Gerakan yang beragam dapat membuat olahraga menjadi lebih menyenangkan sekaligus memacu jantung. (*/Di)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

6 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

6 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

6 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

7 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

7 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

7 jam ago