ADA 7 KEBIASAAN SEHAT UNTUK MENJAGA FUNGSI ORGAN BADAN
JAKARTA – Sindrom Cardiovascular-Kidney-Metabolic (CKM) menjadi salah satu ancaman kesehatan sistemik mendasar yang kini diidap oleh sekitar 90 persen orang dewasa di Amerika Serikat.
Hal ini untuk mencegah dan memperlambat pembentukan penyakit jantung serta ginjal tersebut, pakar nefrologi dari David Geffen School of Medicine UCLA, Dr. Niloofar Nobakht, merumuskan panduan gaya hidup “The Seven Ws of Wellness”.
Sindrom CKM merupakan gangguan kesehatan bertahap yang dipicu oleh masalah metabolik-seperti penumpukan lemak perut, peningkatan berat badan, tekanan darah tinggi, hingga kadar gula darah abnormal-yang lambat laun merusak organ tubuh vital seperti jantung, ginjal, otak, dan mata.
“Kita sering kali terbuai oleh saran yang terfragmentasi, tren diet sesaat, dan solusi instan yang tidak mengatasi masalah kesehatan secara menyeluruh. Panduan ‘Seven Ws’ menawarkan peta jalan praktis berbasis kesederhanaan, konsistensi, dan kegembiraan,” ujar Dr. Nobakht, mengutip UCLA Health.
Demi mendukung keseimbangan metabolik dan kesehatan organ vital, Dr. Nobakht merincikan tujuh pilar utama berbasis riset ilmiah yang saling melengkapi:
1. Water Intake (Asupan Air) Hidrasi yang cukup merupakan fondasi utama volume darah dan fungsi organ vital. Pengantian minuman manis dengan air putih terbukti menjaga kognisi otak, metabolisme, serta kelancaran aliran darah jantung dan ginjal.
2. Weight (Komposisi Berat Badan) Penekanan tidak hanya pada angka timbangan, melainkan rasio otot dan lemak. Mempertahankan massa otot serta berat badan ideal terbukti menurunkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung koroner, hingga demensia.
3. What to Eat (Pola Makan Utuh) Penerapan pola makan gizi seimbang seperti diet Mediterranean atau DASH (kaya serat, sayur, buah, protein tanpa lemak, serta rendah natrium dan gula prosesan) ampuh menstabilkan glukosa darah dan menurunkan tekanan darah.
4. Wake & Sleep Hygiene (Kualitas Tidur) Menjaga ritme sirkadian dengan jadwal bangun yang konsisten, berjemur sinar matahari pagi, serta menghindari kafein dan alkohol di malam hari sangat penting untuk regulasi hormon dan kesehatan pembuluh darah.
5. Walk & Work Out (Aktivitas Fisik) Olahraga aerobik moderat minimal 150 menit per minggu-termasuk jalan cepat 15-20 menit sehari-ampuh membantu penyerapan glukosa oleh otot, menurunkan tekanan darah, dan merangsang aliran darah ke otak.
6. Worry (Manajemen Stres) Pengelolaan stres melalui meditasi, yoga, latihan pernapasan, serta relasi sosial yang positif dapat menenangkan sistem saraf otonom, mengontrol gula darah, dan mengurangi inflamasi dalam tubuh.
7. Waltz (Musik dan Kegembiraan) Melakukan aktivitas yang memicu kebahagiaan, seperti mendengarkan atau memainkan musik berirama ritmis (seperti musik klasik Mozart atau Strauss), terbukti merangsang pelepasan dopamin dan serotonin, meredakan kecemasan, serta menstabilkan detak jantung.
Dr. Nobakht menegaskan bahwa ketujuh pilar ini bekerja secara sinergis. Penerapan secara rutin dan konsisten tidak hanya memperkuat pertahanan tubuh dari penyakit metabolik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.(*/Na)
