APAKAH JENGKOL MENGANDUNG KOLESTEROL? FAKTANYA BISA TURUNKAN KADAR LEMAK JAHAT

visit indonesia
&80 x 90 Image
Spread the love

JAKARTA – Apakah jengkol mengandung kolesterol? Pertanyaan ini seringkali muncul saat hendak menyantap makanan ini. Meski memiliki bau yang khas, tapi jengkol bisa diolah menjadi hidangan yang sungguh nikmat.

Namun banyak yang ogah menyantap makanan ini karena mitos yang beredar bahwa jengkol mengandung kolesterol. Padahal faktanya justru sebaliknya. Karena makanan berbentuk bulat ini ternyata memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan. Salah satunya justru menurunkan kolesterol . Seperti dikutip dari laman Sehatq, berikut ini manfaat jengkol untuk kesehatan:

1. Menurunkan kolesterol

Jengkol mengandung Tanin dan saponin. Kandungan dua zat itu bisa membantu menurunkan kolesterol. Tanin dan saponin bekerja dengan menghambat penyerapan asam empedu yang bersatu dari kolesterol melalui usus.

Untuk menambal kehilangan asam empedu ini, hati kemudian mengubah kolesterol yang telah ada di dalam tubuh menjadi asam empedu. Maka dari itu, kadar kolesterol dalam darah menurun.

2. Menurunkan Kadar Gula Darah

Dalam sebuah penelitian, kandungan asam jengkolat dalam jengkol dipercaya menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.Namun, asam jengkolat ini dapat membentuk kristal yang tidak larut oleh air. Sebaiknya, penderita gangguan ginjal menghindari hal ini.

3. Tangkal Radikal Bebas

Jengkol juga kaya akan flavonoid dan vitamin C, zat yang terbukti bermanfaat untuk membantu mencegah radikal bebas yang mungkin masuk ke tubuh. Flavonoid adalah salah satu jenis antioksidan yang dapat membantu mencegah gejala peradangan.
4. Melawan Bakteri Jahat

Hasil penelitian mengungkapkan manfaat makan jengkol lainnya sebagai pembasmi bakteri jahat yang dapat membahayakan kesehatan manusia.Bakteri tersebut misalnya Streptococcus mutans (dapat mengakibatkan pengeroposan gigi), Staphylococcus aureus (pneumonia), dan Escherichia coli (diare).

Ekstrak kulit jengkol juga memiliki kandungan gizi yang bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan Shigella dysenteriae (diare akut) dan Salmonella typhimurium (gastroenteritis).

5. Mengatasi Penyempitan Pembuluh Darah

Jengkol ternyata juga banyak mengandung mineral yang bermanfaat untuk membantu melebarkan pembuluh darah yang menyempit. Mineral ini juga berfungsi untuk melancarkan aliran darah ke area jantung. Maka dari itu, penderita penyakit jantung dan darah tinggi boleh untuk makan jengkol.

Kandungan mineral di dalamnya dapat membantu menjaga keseimbangan tekanan darah dalam tubuh. Sebaiknya, hindari memasak jengkol terlalu matang agar khasiatnya lebih optimal.

6. Menguatkan Tulang dan Gigi

Mineral yang terkandung pada jengkol juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Kandungan mineral berupa kalsium dan fosfor bekerjasama untuk membantu membangun tulang.
Forfor juga mempunyai peran structural dalam asam nukleat dan membran sel untuk memproduksi energi tubuh.

7. Mencegah Anemia

Terdapat kandungan zat besi dalam jengkol yang bermanfaat untuk mencegah sekaligus mengatasi kurangnya produksi sel darah merah.Ini membuat jengkol juga berkhasiat untuk mencegah terjadinya anemia karena suplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tetap terjaga.

Meski banyak manfaatnya untuk kesehatan, namun Anda tetap harus berhati-hati. Jangan mengonsumsi jengkol terlalu banyak karena bisa menyebabkan nyeri perut, nyeri pinggang, buang angin berlebihan, diare hingga konstipasi.Makan terlalau banyak juga bisa menyebabkan keracunan jengkol atau djenkolism. Kondidi ini bisa jadi penyebab masalah ginjal akut.(*/Ty)

Loading...