(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Jalan Jalan

AWAS, BAHAYA MATA SATU DAJJAL!

Dalam sebuah hadis, Rasulullah Muhammad SAW menyatakan, tiap nabi yang diutus oleh Allah mesti memperingatkan kaumnya perihal bahaya Si Mata Satu. Sosok yang berbahaya itu, yang kedatangannya selalu disinggung para nabi dan rasul, ialah Dajjal.

Dajjal akan muncul dan menyebarkan kebohongan di muka bumi. Bahkan, makhluk celaka ini akan mengaku-aku sebagai tuhan. Rasul SAW mengingatkan, “Ketahuilah, matanya (Dajjal) buta sebelah, sedangkan Rabb kalian tidak buta sebelah. Dan, di antara kedua matanya (Dajjal) tertulis ‘Kafir.'”

Dajjal, menurut Dr Yusuf Qordhowi dalam Sunnah Rasul (1997, hlm 232), adalah sosok yang digunakan Allah SWT untuk menguji hamba-hamba-Nya pada masa-masa fitnah. Ujian untuk membuktikan, siapa yang benar-benar mengikuti Rasul SAW dan siapa yang kemudian berbalik ke belakang.

Makna Dajjal sendiri memiliki multiinterpretasi. Ada yang mengatakan, Dajjal itu lahir dalam bentuk fisik manusia dengan ciri utama bermata satu (cacat sebelah atau picek). Ada juga yang mengatakan, Dajjal itu ”satu pandangan” yang eksklusif tanpa toleransi atau menghiraukan pandangan orang lain. Namun, ada juga yang menafsirkan Dajjal sebagai teknologi, yakni kiblat peradaban Barat modern yang mengandalkan “mata akal” tanpa mempedulikan “mata hati” atau ajaran Ilahi.

Terlepas arti mana yang paling sesuai dengan hakikatnya, yang terpenting bagi kita adalah upaya menghindari tipu muslihatnya, baik dari manusia picek yang suka berbohong, atau dari “pandangan” eksklusif yang radikal, atau dari buaian teknologi yang melalaikan diri dari mengingat Allah.

Sahabat Nabi SAW, Hudzaifah, mengisahkan, Dajjal akan keluar membawa air dan api. Yang dilihat manusia sebagai api, sebenarnya air. Apa yang dilihat manusia sebagai air, sebenarnya adalah api.

Rekayasa Dajjal semakin sempurna karena bersamanya ada dukungan materi yang melimpah. Sahabat Mughirah berkata, “Bersamanya ada gunung roti dan sungai air.”

Melalui dua senjata utama itu–tipu muslihat dan iming-iming materi–Dajjal dikisahkan hadir di masa-masa fitnah. Sebuah masa yang tepat, sehingga Dajjal berhasil menyedot massa yang tidak sedikit.

Mayoritas pengikut Dajjal adalah mereka yang tidak memiliki furqon atau kemampuan memilih antara hak dan batil.

Oleh karena itu, Rasulullah saw memberi teladan kepada kita dengan berdoa kepada Allah SWT. Doa ini lebih sering diucapkan Rasulullah dalam tasyahud akhir menjelang salam.

“Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari siksa jahannam, dari fitnah kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari fitnah al-masikh ad-Dajjal” (HR Muslim dari Anas dan Abu Hurairah).(*/Tian)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago