(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Histori

TOLERANSI ERA OTTOMAN TURKI PATAHKAN TUDUHAN NEGATIF BARAT

Era kejayaan Islam juga menjadi saksi penghormatan toleransi di kalangan masyarakat Timur Tengah dan Turki. Kala itu bukan hal aneh seseorang yang berasal dari agama minoritas ambil bagian dalam aktivitas diplomasi, perdagangan beras dan gula, maupun aktivitas penting lainnya.

Dokter beragama Yahudi dan Kristen menempati posisi sosial yang terhormat.

Sultan yang beragama Islam tak segan untuk berobat kepada mereka. Salah satu dokter terkemuka saat itu adalah Hekim Yakub.

Dia memiliki reputasi yang sangat baik di Istanbul, Turki. Dokter lain yang beragama Yahudi, yakni Yakub Mahallesi, berhasil manapaki karier cemerlang hingga menduduki jabatan wazir atau perdana menteri.

Selain dua dokter tersebut, terdapat sejumlah petinggi lainnya yang berasal dari agama minoritas di antaranya Rabbi Moses Capsali yang merupakan pemimpin spiritual dan politik masyarakat Yahudi Istanbul serta Don Joseph Nasi sebagai administrator fiskal yang beragama Yahudi.

Bukti sejarah lain menunjukkan pengadilan syariah digunakan bersama oleh umat Islam dan Kristen. Dalam menyiasati hukum, beberapa orang Kristen yang terjebak kesulitan dalam hukum agamanya berpindah menjadi Muslim untuk menghindari hukuman komunitas mereka sendiri.

Bukti juga menunjukkan transaksi ekonomi secara teratur dilakukan antara warga Muslim dan Kristen. Bahkan, kadang-kadang ada warga Muslim dan Kristen yang memiliki properti bersama atau diperdagangkan secara bersama-sama.

Tentu saja, fakt ini tidak berarti bahwa umat Islam, Yahudi, dan Kristen hidup dalam damai dan harmoni sepanjang waktu. Terkadang, muncul pula riak dan kerikil tajam yang mengganggu interaksi mereka. Meski demikian, hal itu bukan berarti umat Islam merupakan kaum antitoleransi, sebagaimana kerap dituduhkan oleh masyarakat Barat.(*/Fir)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago