(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Orbiters

BUDAYA HIDUP SEHAT MEMPERKUAT IMUN TUBUH CEGAH VIRUS

JAKARTA – Saat ini kesehatan sangat penting dan juga pandemi belum juga berakhir sebab itu akan menuju new normal harus terapkan protokol kesehatan .

Budaya hidup sehat dan memperkuat sistem imun tubuh dinilai menjadi “panglima” dalam mencegah infeksi virus, termasuk virus corona jenis baru yang masih merebak hingga saat ini.

Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) dr Moh Adib Khumaidi, Sp.OT mengatakan mau tidak mau, kini semua orang harus hidup berdampingan dengan Covid-19.

Untuk melakukannya, setiap orang harus memiliki kesadaran terhadap gaya hidup sehat dan mengubah lanskap kesehatan. “Dalam kondisi pandemi, kesehatan menjadi panglima.

Kesadaran akan budaya hidup sehat ini yang harus ada,” kata Adib dalam seminar virtual bertajuk ‘Tangguh Hadapi New Normal bersama H2 Cordyceps’ di Jakarta, Selasa (1/7).

Dia mengatakan pada masa normal baru, setiap orang perlu mempunyai strategi untuk menjaga kesehatannya. Salah satunya, dengan menjaga daya tahan tubuh dan melakukan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

“Bagaimana pun masyarakat paling tidak mengamankan dirinya, orang dekatnya, keluarganya, dan rekan-rekannya,” kata dia.

Adib menyebut, protokol kesehatan merupakan sesuatu yang biasa dalam menghadapi pandemi. Masyarakat didorong untuk mampu beradaptasi mengantisipasi kondisi akibat penyakit menular. Sampai saat ini, belum diketahui secara komprehensif tentang karakteristik virus SARS-CoV-2.

Vaksin untuk mencegah infeksi virus itu dan obat spesifik Covid-19 juga belum ditemukan.

Oleh karenanya, masyarakat harus memiliki dan membangun persepsi yang sama, yakni mengedepankan tindakan pencegahan, di antaranya menggunakan masker, menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain, serta menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.
Upaya-upaya lain adalah sering mencuci tangan dan tidak menyentuh wajah jika tangan tidak dalam kondisi bersih.

“Jangan lupa istirahat yang cukup, tidak merokok, makan makanan bergizi, serta mengkonsumsi suplemen tambahan atau vitamin bila perlu,” ungkapnya.(*/El)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

3 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

3 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

3 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

3 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

3 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

3 jam ago