(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Sport

CARA EFEKTIF JAGA KEBUGARAN TUBUH SAAT CUACA PANAS

JAKARTA – Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Dr. dr. Astuti Giantini, Sp.Pk(K), MPH membagikan sejumlah kiat untuk tetap menjaga kebugaran tubuh di kala cuaca panas seperti saat ini.

Saat ditemui dalam acara bincang-bincang bersama di kawasan Depok, Jawa Barat, Ahad (8/10/2023), Astuti mengatakan menjaga kebugaran tubuh dengan olahraga penting dilakukan. Meskipun cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia, khususnya Jabodetabek sedang panas, kegiatan berolahraga tetap diperbolehkan untuk dilakukan. “Jangan lupa (untuk) mengganti cairan tubuh agar tetap terhidrasi,” kata dokter spesialis patologi klinik tersebut.

Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tersebut menyarankan untuk selalu memperhatikan konsumsi air, baik air mineral maupun minuman berelektrolit agar tubuh tidak kekurangan cairan. Konsumsi air saat berolahraga maupun aktivitas lainnya dinilai penting, terutama cuaca panas seperti saat ini.

Selain itu, Astuti mengimbau untuk memperhatikan teknik saat berolahraga, seperti olahraga berlari agar meminimalisir risiko cedera. Terkadang, seseorang dapat kehilangan fokus saat kekurangan cairan tubuh dan lupa untuk mengaplikasikan teknik berolahraga yang tepat. “Cuma tekniknya, ya (diperhatikan), mesti bagaimana, jangan sampai cedera,” kata Astuti.

Oleh sebab itu, menjaga hidrasi tubuh dan mengatur teknik olahraga yang tepat menjadi penting untuk dilakukan. Jangan lupa untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berolahraga agar tubuh tidak kaku dan lebih leluasa bergerak.

Dia juga mengatakan berolahraga di luar ruangan saat kondisi cuaca tidak menentu seperti ini tetap diperbolehkan. Supaya tubuh tidak terlalu banyak kehilangan cairan karena cuaca yang panas, sebaiknya lakukan olahraga di waktu-waktu tertentu saat cuaca lebih sejuk, yakni waktu pagi sebelum pukul 10.00 ataupun sore dan malam hari.

Saat berolahraga, pastikan tubuh dalam kondisi sehat dengan detak jantung normal. Detak jantung dapat dikatakan normal saat berolahraga, misalnya berlari, jika berada di angka 124 – 151 bpm.

Ketika detak jantung sudah melebihi 151 bpm, sebaiknya periksakan diri ke dokter atau ahli untuk memastikan kesehatan tubuh. “Jadi, kalau lari (ada keluhan), ‘dok, saya kok heart rate (detak jantung)-nya tinggi banget ya,‘ nah, itu nanti bisa dicek (ke dokter ahli),” kata Astuti.(*/Nu)

orbit

Recent Posts

5 SAHABAT NABI KAYA RAYA DAN SUKA MENYUMBANGKAN HARGA DI JALAN ALLAH SWT

Kekayaan dalam pandangan Islam merupakan bentuk rahmat serta amanah yang dapat dijadikan sarana memperbanyak amal…

8 jam ago

PENULARAN HIV YANG PALING UMUM, LEWAT SEKS HINGGA JARUM SUNTIK

JAKARTA - HIV masih sering dikaitkan dengan berbagai anggapan yang keliru, terutama soal bagaimana virus…

8 jam ago

SUAMI SAYANG ISTRI, 9 CIRI SUAMI YANG BUKAN HANYA MANIS DI BIBIR

JAKARTA - Ciri-ciri suami sayang istri kerap menjadi perbincangan di media sosial. Namun, kasih sayang…

8 jam ago

PENYELAMATAN PERNIKAHAN DI AMBANG PERCERAIAN, INI ADA 7 CARA

JAKARTA - Masalah dalam pernikahan merupakan hal yang sulit dihindari. Setiap pasangan bisa menghadapi konflik,…

8 jam ago

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

19 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

19 jam ago