(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Anda punya stok daun pepaya Jepang di rumah? Daripada bingung harus dibuat apa, yuk olah menjadi hidangan nikmat untuk menu makan hari ini.
Dibuat lodeh daun pepaya Jepang misalnya. Cara mengolah hidangan satu ini terbilang mudah. Anda bisa mempraktikkan pembuatannya di rumah dan langsung disantap bersama keluarga tercinta saat sudah matang.
Berikut resep membuat lodeh daun pepaya Jepang, seperti dikutip dari akun Instagram @rasasayange.
Bahan 1:
200 gr daun pepaya Jepang, rebus dan rajang
1/2 buah labu siam, potong dadu
100 gr teri medan, goreng
75 gr kacang tolo, rebus sampai empuk
100 gr kacang panjang, potong serasi
4 buah cabai merah, potong serong
15 buah petai, belah 2 bagian
Bahan 2:
8 buah bawang merah, iris-iris
4 siung bawang putih, iris-iris
Bahan 3:
6 sdm minyak goreng
750 ml santan encer
1 saset Desaku Bubuk Lodeh
1,5 sdt garam
2 sdt gula pasir
250 ml santan kental
Cara membuat:
1. Panaskan minyak goreng, tumis bawang putih hingga kekuningan.
2. Masukkan bawang merah, tumis hingga harum.
3. Larutkan 1 saset Desaku Bubuk Lodeh dengan santan encer, aduk rata. Tuang larutan bumbu ke dalam tumisan, aduk.
4. Tambahkan garam dan gula pasir, aduk hingga garam dan gula pasir larut.
5. Masukkan labu siam, kacang panjang, petai, cabai merah, dan teri. Masak hingga kacang panjang cukup matang.
6. Masukkan daun pepaya dan kacang tolo, aduk hingga cukup layu.
7. Masukkan santan kental, aduk hingga mulai mendidih.
8. Matikan api, sajikan selagi panas.
(*/Nia)
Kekayaan dalam pandangan Islam merupakan bentuk rahmat serta amanah yang dapat dijadikan sarana memperbanyak amal…
JAKARTA - HIV masih sering dikaitkan dengan berbagai anggapan yang keliru, terutama soal bagaimana virus…
JAKARTA - Ciri-ciri suami sayang istri kerap menjadi perbincangan di media sosial. Namun, kasih sayang…
JAKARTA - Masalah dalam pernikahan merupakan hal yang sulit dihindari. Setiap pasangan bisa menghadapi konflik,…
Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…
JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…