(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Gaya Hidup

ETIKA BERHUBUNGAN INTIM SUAMI ISTRI DALAM ISLAM

JAKARTA – Islam adalah agama yang mengatur hajat hidup manusia, mulai dari hal-hal besar hingga hal kecil yang seringkali dilupakan dan bisa jadi cukup vital. Salah satu hal yang diatur sedemikian rupa oleh Islam adalah tentang adab dan sopan santun dalam berhubungan intim antara suami dengan istri.

Dalam buku Muamalah Menurut Alquran, Sunah, dan Para Ulama karya Muhammad Bagir dijelaskan, Nabi Muhammad SAW dalam beberapa riwayat hadis selalu mengucapkan basmalah dan juga ber-taawudz ketika hendak melakukan hubungan intim dengan istri-istrinya.

Abdullah bin Abbas meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: “Law anna ahadukum idza arada an ya’ti ahlahu faqaala; bismillahi allahumma janabna as-syaithaana wa janabna maa razaqtana fa innahu in yuqaddar bainahuma waladun fii dzalika lam yadhurruhu syaithaanun abadan,”.

Yang artinya: “Jika seseorang dari kamu mendatangi (hendak bersenggama dengan) istri, maka ucapkanlah: dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari gangguan setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami. Kemudian jika Allah menakdirkan lahirnya anak dari hubungan intim itu, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya,”.

Hadis ini merupakan hadis shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim (Muttafaqun Alaih). Selain berdoa, adab sopan santun dalam bersenggama lainnya adalah memerhatikan agar tidak saling melihat aurat masing-masing secara vulgar meski membuka pakaian secara keseluruhan memang diperbolehkan.

Nabi bersabda: “An-nazharu ilal-farji yuritsu at-thamsa ay al’ama,”. Yang artinya: “Melihat kelamin seorang wanita itu bisa menyebabkan kebutaan,”. Dalam riwayat lainnya, Nabi juga menganjurkan bagi umat Muslim untuk menutupi sebagian dari tubuh pasangannya masing-masing.

Adab serta sopan santun berikutnya dalam bersenggama adalah tidak kasar dan dilakukan dengan tertuju langsung berpenetrasi. Artinya, lakukanlah dulu tindakan secara fisik seperti mencium, memeluk, dan tindakan dan emosional (foreplay) sebelum melakukan penetrasi. Sehingga masing-masing pasangan merasa telah siap secara fisik maupun secara psikologis untuk berpenetrasi.

Kemudian, baik suami maupun istri seharusnya tidak mengakhiri senggama secara sepihak. Sampai kedua-duanya mendapatkan klimaks dari penetrasi yang dilakukan. Untuk itu dalam hal bersenggama, mengelola emosi serta energi juga diperlukan untuk dapat menuntaskan birahi secara benar dan menguntungkan untuk kedua belah pihak.

Imam Al-Ghazali menyebutkan bahwa baik laki-laki maupun perempuan tidak boleh saling egois dalam bersenggama. Misalnya, ketika suami telah mendapatkan titik klimaks berhubungan dengan istrinya, ia harus menunggu istrinya merasakan hal yang sama. Maka, lebih baik ditanyakan terlebih dahulu ke istri apakah ia sudah mendapatkan klimaks sebagaimana yang ia rasakan.

Nabi pun pernah bersabda sebagaimana hadis yang diriwayatkan Abu Ya’la: “Apabila seseorang bersenggama dengan istrinya, hendaklah dia melayaninya dengan sebaik-baiknya. Dan apabila dia telah merasa terpenuhi kebutuhannya, hendaklah dia tidak tergesa-gesa, tetapi menunggu sampai si istri pun merasa terpenuhi kebutuhannya,”.

Untuk itulah, sebagai umat pengikut Nabi Muhammad, anjuran-anjuran agama tentang berhubungan intim pun layak untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehati-hari bersama pasangan yang sah.(*/Ty)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago