(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Kesehatan

GEJALA MIRIP, BEDA DEMAM KARENA COVID-19 DAN DBD

JAKARTA – Pandemi corona seiring berjangkitnya DBD yang saat ini masih menular dimana-mana .Demam yang tinggi menjadi salah satu gejala khas dari infeksi virus corona (Covid-19) dan demam berdarah dengue (DBD). Meski memiliki gejala yang sama, namun ada beberapa perbedaan dari demam yang ditimbulkan keduanya.

“Demam tinggi menjadi salah satu ciri khas infeksi virus,” ujar ahli infeksi dan pediatri tropik RSCM, dr Mulya Rahma Karyanti, dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (22/6).

Baik Covid-19 ataupun demam berdarah sama-sama merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Berbeda dengan Covid-19 yang ditularkan melalui percikan droplet orang yang terinfeksi, DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Meski sama-sama menimbulkan demam, namun gejala yang ditimbulkan keduanya memiliki perbedaan.

Pada pasien Covid-19, misalnya, keluhan demam akan disertai dengan beberapa gejala gangguan pernapasan seperti batuk dan sesak napas. Sementara pada pasien DBD, umumnya demam tidak disertai dengan gangguan pernapasan seperti sesak napas.

Pada beberapa kasus, pasien DBD akan mengalami gejala batuk. “Tapi itu [kemungkinan gejala batuk] hanya 10-15 persen,” ujar Mulya.

Alih-alih mewaspadai gejala batuk, yang patut diamati dari DBD adalah demam yang disertai dengan gejala pendarahan yang spontan seperti mimisan, gusi berdarah, dan munculnya bintik-bintik merah pada kulit. Gejala ini lah yang tidak terjadi pada pasien Covid-19.

“Yang penting, jika demam tak membaik setelah tiga hari, segera bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Mulya.

Ancaman DBD merebak di tengah pandemi Covid-19. Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan masih mencatat adanya 100-500 kasus DBD per hari.

Beberapa daerah yang mencatat angka kasus DBD tertinggi juga tercatat sebagai wilayah yang memiliki angka sebaran kasus Covid-19 yang cukup tinggi.(*/El)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

8 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

8 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

8 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

9 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

9 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

9 jam ago