(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
JAKARTA – Minum kopi tidak hanya sebagai penghilang rasa kantuk, tetapi juga telah masuk dalam gaya hidup masyarakat saat ini. Saat nongkrong, meeting, hingga sekadar bersantai kopi selalu menjadi teman setia.
Kafein yang terkandung dalam kopi memang dapat diandalkan untuk memacu fokus dan membangkitkan energi. Namun ternyata, terlalu banyak mengonsumsi kopi juga dapat berdampak tidak baik pada kesehatan.
Apa saja dampak yang dapat terjadi pada tubuh ketika Anda minum kopi terlalu banyak? Simak selengkapnya seperti dirangkum Fimela.com di bawah.
1. Cemas
National Institute of Mental Health merekomendasikan orang yang menderita gangguan kecemasan untuk menghindari kafein. Bukan tanpa alasan tetapi terlalu banyak minum kopi dapat memperparah efek cemas.
2. Masalah Pencernaan
Kafein memang bisa mempercepat aktivitas usus besar, namun kafein juga tampaknya merangsang gerakan usus dengan meningkatkan peristaltik, kontraksi yang memindahkan makanan melalui saluran pencernaan.
Karena itu, tak heran jika dosis besar kafein dapat menyebabkan buang air besar, atau bahkan diare bagi yang tak terbiasa.
3. Tekanan Darah Tinggi
Kafein tidak meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke pada kebanyakan orang. Telah terbukti bisa meningkatkan tekanan darah karena efek stimulasi pada sistem saraf.
Tekanan darah tersebut meningkatkan faktor risiko serangan jantung dan stroke karena dapat merusak arteri seiring waktu, sehingga membatasi alirasn darah ke jantung dan otak. (*/Fet)
Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…
JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…
JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…
DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…
JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…
JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…