(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Warna Warni

LANGKAH JITU JAGA KESEHATAN SELAMA BERPUASA

JAKARTA – Ramadhan merupakan bulan suci umat Islam di seluruh dunia. Pada bulan Ramadhan setiap Muslim diwajibkan berpuasa selama satu bulan penuh. Tentu hal ini tidak mudah dilakukan. Apalagi di tengah pademi virus yang masih melanda di seluruh negara di dunia.

Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan atau cairan sekitar 14 jam. Maka dari itu, sangat penting bagi Anda memperhatikan dan menjaga kesehatan selama Ramadan. Berikut tips menjaga kesehatan selama berpuasa Ramadhan:

Sahur Tidak Mepet Menjelang Imsak

Sahur saat menjelang berakhirnya waktu sahur memiliki manfaat yang baik bagi tubuh untuk membakar makanan menjadi energi dengan jarak waktu yang pas. Tapi ingat, jangan sahur terlalu mepet dengan waktu imsak tentunya.

Selain itu, dengan mengakhiri waktu sahur, maka akan memberikan Anda kelancaran melakukan aktivitas lain sebelum subuh. Perlu diingat, sebelum menyantap hidangan sahur bersama keluarga, pastikan Anda dan seluruh anggota keluarga terlebih dahulu mencuci tangan dengan sabun cuci tangan. Rutin mencuci tangan merupakan salah satu cara untuk mencegah virus.

Lakukan Aktivitas Ringan

Setelah sahur, usahakan melakukan aktivitas ringan dan hindari melanjutkan tidur kembali. Ini bukan tanpa alasan karena dampaknya buruk bagi tubuh. Larangan tidur setelah makan sahur ternyata disebabkan oleh akan timbulnya beragam penyakit, seperti memicu obesitas, pertumbuhan bakteri anaerob, stroke dan yang lebih parah lagi bisa menyebabkan serangan jantung.

Untuk itu, hindarilah tidur setelah sahur. Anda bisa mengisi waktu ini dengan melakukan kegiatan ibadah seperti membaca kitab suci Alquran sampai waktu subuh datang.

Lakukan Olahraga Ringan

Sifat malas merupakan sifat yang harus dibuang jauh-jauh. Nah, karena bangun lebih dini untuk sahur, maka rasa malas pun tak terbendung setelah salat subuh. Bila diikuti rasa malas, potensi bermalas-malasan hingga seharian penuh nantinya cukup besar.

Untuk itu, hindari kebiasaan bermalas-malasan dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Sama seperti di luar bulan Ramadhan, jika Anda tidak beraktivitas, malah bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

Bahkan, dengan melakukan aktivitas rutin setiap hari bisa membantu kerja organ di dalam tubuh secara maksimal. Jadi, biasakanlah melakukan olahraga ringan, seperti jalan santai, bersepeda, yoga, senam dan sebagainya pada pagi hari.

Saat berolahraga ringan di luar rumah, pastikan Anda memakai Masker. Pemerintah sudah menganjurkan masyarakat wajib memakai alat pelindung hidung dan mulut setiap kali beraktivitas di luar rumah untuk mencegah penularan virus dan polusi udara.

Beragam produk pelindung diri, seperti Masker Sensi 50 dapat Anda temukan dengan mudah di Tokopedia. Sebagai marketplace terbesar di Indonesia yang memiliki pilihan terlengkap dari beragam kategori, pembeli dapat berbelanja dan merasakan keuntungan, seperti bebas ongkir sepuasnya dan kemudahan transaksi pembayaran.

Jangan Begadang

Selama puasa, cobalah mengatur jadwal tidur yang teratur. Contohnya, jika Anda sering tidur di atas pukul 11 malam, tubuhmu akan mudah capai karena harus bangun sahur. Ditambah lagi Anda harus bangun di pagi harinya untuk melakukan aktivitas seperti biasa.

Untuk itu, aturlah waktu tidur Anda sebaik mungkin. Kalau bisa sebelum pukul 11 malam Anda sudah harus tidur. Hal ini penting agar keesokan harinya Anda tetap kuat dan tidak ngantuk saat menjalani aktivitas seharian.

Segeralah Berbuka Puasa saat Waktunya Tiba

Saat waktu berbuka puasa tiba, usahakan langsung berbuka. Apalagi jika Anda adalah penderita maag, segerakanlah berbuka karena jika menunda akan berakibat fatal bagi lambung.

Penting diperhatikan, sebelum Anda menyantap menu berbuka puasa, pastikan mencuci tangan dengan sabun. Namun, apabila Anda tidak sempat melakukannya, gunakanlah Hand Sanitizer. Penyanitasi tangan yang mengandung alkohol ini umumnya digunakan untuk mengurangi patogen pada tangan. (*/Ni)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

3 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

3 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

3 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

3 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

3 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

3 jam ago