(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Gaya Hidup

LIMA LANGKAH MENJAGA KESEHATAN SEKSUAL DITENGAH PANDEMI

JAKARTA – Dengan maraknya penyebaran COVID-19, konsep social distancing dan juga physical distancing perlu dilakukan untuk menjaga jarak dari orang lain serta melakukan berbagai aktivitas dari rumah. Akan tetapi, belum banyak yang membahas mengenai potensi penularan di antara pasangan.

Padahal, dengan atau pun tanpa COVID-19, kebutuhan akan romansa sekaligus menjaga kesehatan seksual reproduksi tetap ada. Lantas bagaimana cara pencegahan penularan COVID-19 dalam kehidupan seksual?

Ada lima tips menjaga kesehatan seksual reproduksi di tengah pandemi virus corona. DKT Indonesia sebagai organisasi yang bergerak di bidang Kesehatan reproduksi berbagi caranya.

1. Gunakan kontrasepsi pada saat berhubungan seksual
Di saat seperti ini, kontrasepsi sangat dibutuhkan seiring meningkatnya kebutuhan kedekatan pasutri. Pemerintah melalui BKKBN pun sudah mengeluarkan himbauan agar pasangan suami istri (pasutri) dapat menggunakan metode kontrasepsi modern untuk mencegah kehamilan di masa Pandemi COVID-19 ini.

Karena perempuan yang mengalami kehamilan memiliki sistem imun yang rentan, sehingga bisa menambah potensi penularan COVID-19 bagi diri sendiri dan orang lain, serta untuk mengatasi ketidak-pastian ekonomi yang berpengaruh terhadap perencanaan keluarga. (Baca juga: Lee Dong Gun dan Jo Yoon Hee Bercerai karena Sulit Atasi Perbedaan).

2. Menghindari aktivitas seksual berisiko dengan orang baru
Selain pencegahan terhadap COVID-19, jangan lupakan juga pencegahan terhadap virus HIV-AIDS serta infeksi menular seksual (IMS) dengan pencegahan ABC (Abstinence, Be Faithful, dan use Condoms). Meskipun seseorang tidak menunjukkan gejala, mereka tetap bisa menjadi carrier (penghantar) virus corona baru.

COVID-19 tidak menular melalui seks vaginal, namun bisa menular melalui air liur saat berciuman, seks oral, rimming, dan seks anal apabila Anda terkena feses dari seseorang yang positif COVID-19. Pemakaian kondom bisa mengurangi kemungkinan kontak dengan air liur atau feses sekaligus menjaga kesehatan reproduksi dengan mencegah IMS.

3. Memberitahu pasangan apabila Anda tiba-tiba menunjukkan gejala
Apabila Anda berciuman atau berhubungan seks, kemudian Anda mengalami gejala COVID-19, jadilah seseorang yang bertanggung jawab. Artinya, selain melakukan isolasi diri, beritahu pasangan Anda. Tujuannya bukan untuk membuat panik, namun agar pasangan Anda lebih siap mengenai kemungkinan bahwa ia bisa terkena COVID-19 atau sedang menjadi carrier. Dengan demikian pasangan Anda pun bisa lebih berhati-hati ketika berinteraksi dengan orang lain.

4. Melakukan telemedicine, dengan berkonsultasi secara online terlebih dahulu
Salah satu cara yang mudah dilakukan untuk berkonsultasi mengenai permasalahan kesehatan seksual reproduksi adalah dengan konsultasi secara online. DKT Indonesia membuka layanan konsultasi online dengan tenaga Kesehatan bidan dan juga dokter, melalui layanan bebas pulsa 0800-1-326459 atau Whatsapp ke 0811-1-326459 pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00–17.00 WIB.

Semua yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya. Selain itu Anda juga bisa meminta nomor kontak Bidan Andalan terdekat yang berada di wilayah tempat tinggal Anda.

5. Menggunakan postpil atau kontrasepsi darurat untuk keadaan mendesak
Jika sudah terlanjur melakukan hubungan seksual tanpa perlindungan alat kontrasepsi, Anda bisa menggunakan postpil atau kontrasepsi darurat paling lama 120 jam atau 5 hari setelah melakukan hubungan seksual. Anda bisa mendapatkan postpil di apotek terdekat dengan menyertakan resep dokter terlebih dahulu.(*/Tya)

orbit

Recent Posts

PENYELAMATAN PERNIKAHAN DI AMBANG PERCERAIAN, INI ADA 7 CARA

JAKARTA - Masalah dalam pernikahan merupakan hal yang sulit dihindari. Setiap pasangan bisa menghadapi konflik,…

10 menit ago

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

11 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

11 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

11 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

11 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

11 jam ago