(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Sport

OLAHRAGA BERIKAN SEJUMLAH MANFAAT KESEHATAN

JAKARTA – Olahraga memberikan sejumlah manfaat kesehatan, mulai meningkatkan suasana hati, menurunkan tekanan darah hingga memberi kesempatan untuk bersosialisasi dengan teman.

Berdasarkan sebuah studi baru yang diterbitkan 1 Juli di BMJ, olahraga juga dapat menurunkan risiko kematian. John Jakicic, PhD, seorang ahli fisiologi olahraga di School of Education University of Pittsburgh dilansir dari Healthline mengatakan aktivitas fisik menjadi gaya hidup yang lebih penting.

“Ini adalah penelitian yang bagus dan mendukung gagasan bahwa aktivitas fisik menjadi perilaku gaya hidup yang penting yang dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan,” kata John.

Physical Activity Guidelines for Americans merekomendasikan olahraga, setidaknya 150 menit seminggu olahraga intensitas sedang, atau 75 menit seminggu aktivitas fisik intensitas kuat, atau kombinasi keduanya. Disarankan juga untuk melakukan aktivitas penguatan otot intensitas sedang atau kuat pada 2 hari atau lebih dalam seminggu.

Dalam studi baru, para peneliti melihat tanggapan terhadap Survei Wawancara Kesehatan Nasional AS (NHIS) tahun 1997 hingga 2014 untuk melihat apakah orang memenuhi pedoman aktivitas fisik. Penelitian ini melibatkan hampir 480.000 orang Amerika berusia 18 tahun ke atas.

Para peneliti juga melihat catatan kematian nasional untuk mengidentifikasi berapa banyak dari orang-orang ini telah meninggal pada akhir tahun 2015. Hasil penelitian pun menunjukkan, bahwa dibandingkan orang yang tidak memenuhi tingkat aktivitas yang disarankan, orang yang terlibat dalam aktivitas aerobik yang cukup, 29% lebih kecil kemungkinannya meninggal karena sebab apa pun.

Mereka yang memenuhi tingkat aktivitas penguatan otot yang direkomendasikan memiliki risiko 11% lebih rendah meninggal karena sebab apa pun. Selain itu, orang yang memenuhi rekomendasi untuk aktivitas aerobik dan penguatan otot mencapai manfaat yang lebih besar yakni risiko kematian 40% lebih rendah dari penyebab apa pun.

“Hasilnya menunjukkan bahwa latihan aerobik atau latihan resistensi pada tingkat yang direkomendasikan bermanfaat. Namun, tampaknya kombinasi (dari keduanya) bahkan lebih bermanfaat dalam mengurangi kematian karena semua penyebab,” jelas Jakicic.
Manfaat serupa diamati untuk kematian akibat penyakit kardiovaskular, kanker, dan penyakit saluran pernapasan bawah kronis. Studi ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk sifat pengamatannya, yang berarti para peneliti tidak dapat menunjukkan sebab dan akibat. Orang-orang juga melaporkan sendiri seberapa aktif mereka, yang tidak seakurat menggunakan monitor aktivitas (akselerometer).(*/Di)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago